kalau menurut saya sih, kenapa MUI mau mengeluarkan fatwa haram merokok karena 
banyak generasi muda sekarang terperosok ke dalam jurang narkoba dan pintu 
awalnya adalah rokok. sehingga kegiatan merokok menjadi berbahaya. lain lagi 
mungkin bagi sebagian kita yang bisa mengendalikan diri ataupun merokok untuk 
tujuan tertentu (misal ketika kedinginan di gunung, rokok dapat menghangatkan 
tubuh karena itulah yang saya lakukan). kita yang berdiskusi disini mungkin 
sudah tahu dan enggan untuk mencoba narkoba, namun mungkin tidak halnya remaja 
kita.

Ina~Cute


From: Fuad Baradja
Sent: Friday, November 28, 2008 11:22 AM
To: [email protected] ; gontorians ; tobacco control ; anti 
tembakau ; moslem binus
Cc: Tuti soerojo ; tulus abadi ; imam prasojo ; Kartono Mohamad
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] # MUI Keluarkan Fatwa Rokok Januari 2009


Saudara saudaraku sebangsa dan setanah air .
Saya agak bingung membaca respon respon seragam yang selalu muncul bila ada 
wacana tentang masalah rokok. Selalu ada yang mengatakan , nanti kalau pabrik 
rokok ditutup bla bla bla , bagaimana dengan buruhnya bla bla bla dsb dsb.
Saya akan coba jelaskan sekali lagi .
Penanggulangan masalah merokok di seluruh dunia BUKAN UNTUK MENUTUP PABRIK 
ROKOK . Juga BUKAN UNTUK MELARANG ORANG MEROKOK.
Tapi lebih kepada penyelamatan generasi muda kita dari menjadi perokok di 
kemudian hari. Jadi bagi anda yang merokok , jangan khawatir akan dilarang 
merokok. Jangan pula merisaukan (yang anda sebut) jutaan buruh di sektor rokok. 
Pabrik rokok takkan gulung tikar karena peraturan penanggulangan rokok. Itu 
sudah terbukti di 160 negara.
Dan bagi anda yang berbisnis di sektor rokok , baik karyawan maupun 
eksekutifnya , jangan berlebihan membela perusahaan tempat anda bekerja hingga 
mengesampingkan akal sehat. Yang anda jual adalah racun , yang kebanyakan anda 
sendiri tidak mengkonsumsinya , Saya tahu itu . Rokok itu membunuh , rokok itu 
menyebabkan kematian 5 juta orang pertahun. Ini sudah disadari oleh hampir 
seluruh bangsa bangsa beradab di muka buni ini. Terbukti dengan persetujuan dan 
ketundukan serta kepatuhan 160 negara dunia terhadap kerangka konvensi 
penanggulangan rokok  (FCTC) yang telah mereka ratifikasi. Kalau pemerintah 
kita hingga kini tidak mau bergabung bersama mereka semua dengan meratifikasi 
FCTC, itu hanya karena kenaifannya dan kelemahan akal dan kemauan politiknya.
Saya juga ingin sampaikan , bahwa sebelum ada FCTC , seluruh bangsa bangsa di 
dunia ini keok , kalah dibawah kaki industri rokok . Pelahan mereka bangkit , 
bergandengan tangan dan menciptakan sebuah senjata untuk melawan hegemoni 
industri rokok yaitu FCTC itu. Anehnya , pemerintah Indonesia yang ikut serta 
dalam perancangannya , bahkan salah satu sesi rapatnya diselenggarakan di 
Jakarta , sampai saat ini tidak meratifikasinya. Adakah yang lebih bodoh dari 
ini ?
Sekedar mengingatkan tentang FCTC , sebenarnya hal hal pokok termaktub disana 
ada 4 hal .
PERTAMA : Peningkatan cukai rokok , sehingga harganya menjadi mahal dan tidak 
terjangkau oleh rakyat miskin. Saat ini 70 persen perokok disini adalah orang 
orang miskin yang biaya adiksinya itu mengalahkan tanggung jawab mereka dalam 
penyediaan nutrisi serta pendidikan bagi anak anak mereka. Sekedar tambahan , 
cukai rokok kita terendah kedua di dunia setelah Kamboja.

KEDUA : Pelarangan total Iklan , promosi dan sponsorship rokok.
Sudah dibuktikan secara jelas melalui berbagai penelitian , bahwa iklan rokok 
sangat mempengaruhi anak anak remaja untuk mulai merokok. Terbukti pula bahwa 
hanya sekitar 10 persen perokok yang pindah ke merek lain akibat iklan .
Sponsorshipnya mampu membentuk opini bahwa industri rokok dewa penolong yang 
murah hati . Dari acara acara anak muda , acara kebudayaan hingga keagamaan 
seperti isra miraj dan musabaqoh tilawatil Quran, banyak disponsori Industri 
rokok .
Sementara promosinya , (dengan membagikan rokok gratis , yang sudah jelas 
dilarang) , mampu menjerat ribuan anak kedalam jurang adiksi nikotin hingga 
mereka tua nanti.

KETIGA , pemberian label atau peringatan kesehatan dalam bentuk gambar . Ini 
sudah terbukti menjadi sarana pendidikan yang sangat efektif , apalagi di 
negara yang pemerintahnya nyaris tidak memberikan edukasi apa apa tentang 
bahaya merokok. Gambar gambar seram yang terpampang memenuhi 50 persen dari 
bidang bungkus rokok , sangat efektif dalam menahan keinginan seseorang untuk 
merokok. Bandingkan dengan bungkus rokok disini yang dibuat seKEREN mungkin , 
bahkan COLLECTIBLE !!!

Dan yang KEEMPAT adalah Penyediaan kawasan tanpa rokok atau KTR untuk 
melindungi hak hak orang yang tidak merokok , diantaranya hak untuk menghirup 
udara yang bersih tanpa asap rokok. Larangan merokok di tempat umum di 
Indonesia masih sebatas harapan. Komitmen pemerintah pusat (apalagi daerah) 
masih sangat kecil dan lemah. Masih banyak kita saksikan orang merokok seenak 
udelnya di sarana sarana pendidikan , kesehatan , peribadatan , angkutan umum 
serta tempat umum lainnya tanpa merasa bersalah sedikitpun . Bahkan , di 
angkutan umum , sebagian dari mereka seakan sengaja menebar aroma penjajahan 
dengan memasang wajah sangar , kendati penumpang lainnya sudah menggibaskan 
tangan di depan hidungnya tanda tak suka dengan perilakunya itu.
Saudara saudaraku semuanya . Saya mengajak anda semua untuk peduli 
menyelamatkan generasi bangsa ini dari penjajahan oleh industri rokok. Mereka 
jelas menjadi orang orang terkaya di negeri kita dengan menghisap darah orang 
orang termiskin. 50 Trilyun hasil cukai rokok setiap tahun , sejatinya adalah 
dana yang dibayar oleh mereka para kuli , pemulung , buruh kasar , tukan ojek , 
tukang becak , nelayan dan sopir angkutan umum yang harus membeli rokok karena 
sudah tak berdaya .   Namun , masih ada pejabat setingkat deputi yang bodoh 
mengatakan bahwa itu adalah sumbangan dari industri rokok. Betapa naifnya .
Bila anda berkenan membantu , paling tidak jangan membuat statemen statemen 
bodoh yang jauh dari fakta tentang rokok. Bila diminta , kami dapat memberikan 
informasi selengkapnya bagi anda yang masih ragu ragu , bahwa rokok akan 
mengakibatkan kehancuran bagi anak bangsa ini.
Atau bila anda berkenan untuk memberikan yang lebih , teruskan tulisan ini ke 
berbagai blog atau situs situs yang bisa lebih mencerdaskan bangsa ini. karena 
pemerintah kita jelas jelas telah melakukan pembiaran , sehingga masyarakat 
kita tidak mendapatkan info yang benar dan akurat tentang rokok dan 
permasalahnnya.

Terima kasih.

Kirim email ke