Beberapa orang di Indonesia tambah EDAN!!!! Boikot produk-produk asing.
Say whaaattt, brathar? You quit using: Yahoo? Google? You stop flying: Boeing? MD? Airbus? TNI/Polri: No longer use M-16, 9mm, AK-47, 357, etc.???? If you got sick: No more these drugs, Johnson & Johnson, Merck, Bayer????? You got brain, uh? salam, sensei deddy mansyur university of houston www.uh.edu/shotokan PS: Kalau anggota2 DPR bertamasya/piknik ke LN, naik kapal terbang apa ya? Mereka ngaku pergi ke LN untuk ber studin banding - my a _ s ----- Original Message ----- From: "IrwanK" <[EMAIL PROTECTED]> To: <[email protected]> Sent: Friday, November 28, 2008 5:36 AM Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Sutrisno Bachir Ajak Boikot Produk Luar Negeri > Quote: > ".. > JAKARTA, KAMIS - Ketua Umum Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir > mengimbau penggunaan produk dalam negeri, bahkan *kalau perlu *melakukan > pemboikotan terhadap produk-produk asing. > .." > > Dear Pak Raja, > > Mungkin anda terlewat penyebutan 'kalau perlu'. Silahkan dibaca kembali > berita > dan pernyataan pers PAN, di bawah. Mudah"an pandangan anda jauh lebih > terbuka > dan positif terhadap PAN, sekarang. :-) > > FYI, kalau kita perhatikan, banyak negara yang juga melakukan hal serupa, > yakni > mendorong kecintaan terhadap produk dalam negeri. > > Dan ini tidak cukup hanya dilakukan oleh masyarakat, parpol sendiri. > Tetapi > harus > didukung oleh keputusan" dari pengelola negara, lewat aturan" yang > mempermudah > upaya tersebut. Misalnya dengan peraturan yang memberi kemudahan dan biaya > yang lebih murah bagi industri dalam negeri dalam memenuhi kebutuhan > sendiri. > > ".. > Guna melindungi produk dalam negeri, kita juga harus meningkatkan > pencegahan > > dan penindakan terhadap penyelundupan. Aparat negara kita harus > memprioritaskan > hal tersebut. Selain itu, pajak impor harus dinaikkan agar usaha kecil > menengah yang > tengah berkembang dapat tumbuh kuat. > .." > > Sehingga pada akhirnya dapat mengurangi tingkat penggunaan barang" dari > luar > negeri. Begitu juga dengan adanya tarif impor yang sesuai (tinggi?), yang > pada > gilirannya dapat mengurangi barang masuk dan penggunaan oleh masyarakat > kita. > > AFAIK, salah satu semangat yang diusung PAN adalah soal Kemandirian > Bangsa. > Dan himbauan untuk penggunaan produk dalam negeri sangat sejalan dengan > semangat tersebut. > > -- > Wassalam, > > Irwan.K > "Better team works could lead us to better results" > http://irwank.blogspot.com > > ------- > > > [Jumpa Pers di Rumah PAN (DPP) - Jakarta, 27 Nopember 2008] > > *Pernyataan Pers Partai Amanat Nasional (PAN)* > > Menyikapi Krisis Global yang Melanda Dunia dan Indonesia > > * * > > "HADAPI KRISIS MELALUI GERAKAN KONSUMSI PRODUK DALAM NEGERI > > > > Mencermati krisis ekonomi yang sedang berlangsung. Semua pengamat > menyebut > ini krisis ekonomi terburuk di dunia dalam abad terakhir setelah Depresi > Ekonomi tahun 1930-an. Krisis ini berdampak besar pada Indonesia lebih > serius daripada krisis tahun 1998. > > Seperti pada 1998, Indonesia kembali menjadi salah satu negara yang paling > menanggung akibat dari krisis ekonomi ini. Akibatnya bukan hanya > dirasakan > segolongan elit saja, bahkan yang lebih berat justru mulai dirasakan > kalangan bawah. Dari Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, > Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan beberapa tempat lain kehidupan > petani sawit kini sangat sulit. Harga sawit tinggal 25 persen. Tak cukup > untuk menutup biaya produksi. Para petani padi juga cemas karena sulitnya > mendapat pupuk. Belum lagi ancaman PHK bagi kalangan pekerja pabrik yang > sudah mulai terjadi. > > Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia terpangkas hampir > 60 > persen. Nilai tukar rupiah kita mengalami pelemahan paling tajam setelah > krisis 1998. Tak soal bila usaha nyata/sektor riiil kuat. Yang terjadi, > usaha nyata tersebut juga tak tumbuh. Perekonomian kita saat ini > benar-benar > krisis, dan PAN peduli dengan keadaan ini. > > Keadaan krisis ini tak perlu ditutup-tutupi. Kita tak dapat berpura-pura > seolah-olah tak terjadi apa-apa. Sebaliknya kita harus membuka pada > seluruh > lapisan masyarakat bahwa krisis ini ada dan semua pihak harus bekerja sama > untuk menghadapinya. Hanya dengan kesiapan bersama untuk menghadapinya, > akibat dari krisis sekarang dapat diminimalkan, Seluruh pihak perlu > bersiap > menghadapi krisis ini, mulai dari para pengambil keputusan hingga > masyarakat > umum. Bila kita mencoba menutup-nutupi seolah tak ada krisis, krisis > malah > akan dapat berkepanjangan seperti krisis moneter 1998 lalu. > > Dalam keadaan demikian, kita tak perlu mencari-cari siapa yang salah. Yang > diperlukan saat ini justru kemauan untuk bersama-sama menghadapi krisis. > Meskipun menjelang pemilihan umum dan pemilihan presiden, mari singkirkan > dulu seluruh perbedaan. Mari satukan gerak dan langkah untuk mengedepankan > upaya menghadapi krisis ekonomi sekarang. Oleh karena itu Partai Amanat > Nasional (PAN) mengajak semua pemimpin, semua partai politik, semua > kelompok > masyarakat untuk mengambil langkah serempak menghadapi krisis ini. Seruan > ini bukan untuk kepentingan pribadi, bukan untuk kepentingan PAN melainkan > untuk kepentingan seluruh bangsa. > > Di berbagai daerah banyak terjadi bunuh diri karena tekanan ekonomi. Ini > tidak boleh terjadi lagi. Angka kemiskinan kita menurut pemerintah sekitar > 39 juta, atau lebih dari 100 juta jiwa bila menggunakan ukuran Bank Dunia. > Bayangkan apa yang terjadi bila krisis ekonomi sekarang terus memburuk dan > berkepanjangan. Bayangkan bila angka kemiskinan meningkat, bila yang > miskin > semakin miskin, bila anak-anak yang kekurangan gizi semakin banyak. Maka > perlu upaya bersama untuk mencegah agar krisis tak memburuk, dan > perekonomian bisa bangkit kembali. > > PAN percaya, otoritas perekonomian telah berusaha keras mengatasi krisis > yang ada. Langkah-langkah baik untuk meredam krisis tersebut harus terus > dilanjutkan. Namun, selain selain penanganan teknis aspek ekonomi, ada > gerakan yang perlu dilakukan bangsa ini secara bersama dalam menghadapi > krisis sekarang. Gerakan bersama yang perlu diserukan secara nasional > adalah mendorong konsumsi atau penggunaan produksi dalam negeri. Kami > mengajak keluarga PAN untuk menggunakan produk-produk dalam negeri. Mari > kita cintai produk dalam negeri. Dan kami berharap seluruh pemimpin > memberi > contoh dan teladan untuk mengutamakan produk dalam negeri. > > Dorongan untuk menggunakan produk dalam negeri perlu dilakukan baik secara > pribadi maupun pemerintah. Belanja pemerintah harus diprioritaskan pada > barang-barang yang memiliki kandungan lokal tinggi, dan bukan > produk-produk > impor. Kebijakan tersebut akan mendorong peningkatan produksi dalam negeri > sehingga semakin kompetitif baik dari segi kualitas maupun harga. > > Upaya lain yang dapat mendukung peningkatan penggunakan produk dalam > negeri > adalah pengembangan pasar-pasar rakyat. Di setiap desa, pasar-pasar rakyat > dapat ditumbuhkan di tanah-tanah lapang tempat siapapun bebas berdagang > tanpa hambatan apapun. Pasar rakyat bukan hanya dapat menekan angka > pengangguran, namun juga menumbuhkan kapasitas kewirausahaan masyarakat > yang > diperlukan bagi bangkitnya perekonomian. Usaha nyata semacam itu tidak > membebani melainkan justru membantu negara dalam menguatkan perekonomian. > > Penyaluran kredit untuk membantu usaha kecil menengah (UKM) harus terus > ditingkatkan. Dana bantuan UKM dari pemerintah harus segera direalisasikan > tanpa kalkulasi kepentingan politik apapun. Bank-bank hendaknya juga tak > menahan kredit, melainkan justru harus lebih banyak menyalurkan pinjaman > khususnya usaha kecil menengah yang menjadi pilar perekonomian Indonesia > saat ini. > > Guna melindungi produk dalam negeri, kita juga harus meningkatkan > pencegahan > dan penindakan terhadap penyelundupan. Aparat negara kita harus > memprioritaskan hal tersebut. Selain itu, pajak impor harus dinaikkan agar > usaha kecil menengah yang tengah berkembang dapat tumbuh kuat. > > Sejalan dengan itu, mari dorong wisata dalam negeri. Mari bersama-sama > batasi kunjungan ke luar negeri. Tidak usah keluar negeri kalau bukan > untuk > bisnis, bekerja, atau belajar. Indonesia tak hanya punya Bali. Hampir > seluruh propinsi di Indonesia mempunyai tempat yang menakjubkan, mulai > dari > Bandung, Bukittinggi, Borobudur, Belitung, Bunaken, Bromo, Lombok, Raja > Ampat - Papua, Sumba, Toraja, Wakatobi dan banyak lainnya. Semaraknya > pariwisata dalam negeri akan menggulirkan ekonomi sampai ke tingkat paling > bawah. > > Sekali lagi, PAN mengajak semua pihak untuk bersama menghadapi krisis ini > dengan sungguh-sungguh. Singkirkan dulu perbedaan politik, singkirkan dulu > perbedaan cara pandang dan kepentingan. Mari bergerak menyelamatkan > bangsa > ini. Mari bergerak untuk menyelamatkan masyarakat banyak yang akan paling > terkena dengan dampak krisis ekonomi global sekarang. > > *Soetrisno Bachir* > *Ketua Umum DPP PAN*
