apakah karena cowok pada dasarnya harus bisa kuat, tough dalam menghadapi hidup karena akan menjadi kepala keluarga sehingga tidak ada UU perlindungan cowok ya (maaf kalau sedikit ngawur). yang saya alami sih begini, ketika sedang marah dengan pacar sekali saya menampar, apabila saya tampar teman-temannya dan teman2 saya tidak akan heboh dan dia melampiaskan emosinya dengan bermain bola dsb, tapi kalau dia yang tampar saya pastilah heboh karena menampar perempuan dan saya bisa menangis berhari2 dan merasa takut untuk bertemu dia dan saya merasa wajar berlaku seperti itu karena sebagaimana kuatnya saya, saya msih seorang perempuan yang tidak bisa menghindar dari perasaan. jadi menurut saya sih wajarlah kalau perempuan lebih dilindungi, apalagi anak2..
Ina~Cute From: Ibnu A Sartono Sent: Friday, November 28, 2008 8:14 PM To: [email protected] Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] PERYATAAN SIKAP LP2 DALAM RANGKA HARI ANTI KEKERASAN TERHADAP PEREMPUAN terimakasih atas tanggapan LP2 dan juga usahanya yg demikian luas,terencana dan terarah.Saya yakin dan percaya ibu punya komitmen yg positip,tetapi supaya dimaklumi juga saya mengang kat kasus itu kan untuk menunjukkan keadilan dan penegakan hukum yg benar (kalau bung Ryan kan tanggapannya sinis),masa UU Perlindungan Anak bisa begitu "memakan korban" ke tidak adilan,ceweknya yg inisiatip,yang mbayari,yg janji lewat sms duluan,suka sama suka,maaf yg ngemut es lilin dsbnya kok lawan mainnya yg masuk penjara sedemikian lama,sama sama berbuatnya sama sama merasakannya ceweknya hanya dicopot dari sekolahnya,itupun ada campur tangan oknum polisi yang nota bene oomnya,sehingga berita acara dan kejadian di pengadilan sangat jauh berbeda ?! Keadilan yang saya angkat dan untuk diketahui,trimakasih
