http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/03/00210016/presiden.kepemimpinan.tidak.bisa.atasi.semua


Jakarta, Kompas - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengemukakan,
kepemimpinan adalah faktor penting dan kunci upaya mengatasi persoalan
di suatu negara. Namun, Presiden mengingatkan, ada sejumlah faktor
lain yang tidak bisa diatasi hanya dengan kepemimpinan.

"Jangan seolah-olah dianggap kepemimpinan can do everything, can do
many things, can do a lot of things. Kepemimpinan saja tidak bisa
selesaikan semuanya dengan banyak sekalinya faktor. Meskipun demikian,
saya setuju kepemimpinan sangat penting dalam kehidupan apa pun,
termasuk dalam politik," ujar Presiden pada pengarahan Program
Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) Ke-42 Lembaga Ketahanan Nasional di
Istana Negara, Jakarta, Selasa (2/12).

Presiden menyebut, faktor lain untuk bisa mengatasi semua masalah
adalah sistem, nilai dan kultur, tingkat kompleksitas permasalahan
yang dihadapi, situasi, serta faktor eksternal atau luar negeri. Ia
ingin menunjukkan, masalah yang kini dihadapi Indonesia cukup banyak
faktornya, bukan hanya kepemimpinan.

"Kita lihat Thailand saat ini, apakah masalahnya kepemimpinan? Amerika
Serikat apakah masalahnya kepemimpinan sehingga ekonominya runtuh. Ada
suasana yang tidak disadari," ujarnya.

Arahan Presiden disampaikan kepada 90 peserta PPRA Ke-42 untuk
menanggapi hasil seminar mereka tentang peningkatan kualitas sistem
kepemimpinan tingkat nasional guna mendukung penyelenggaraan negara
dalam rangka pencapaian tujuan nasional. PPRA Ke-42 Lemhannas
berlangsung selama sembilan bulan sejak 11 Maret 2008.

Presiden tak memungkiri, kepemimpinan itu urusannya adalah tanggung
jawab. Karena itu, untuk setiap keputusan yang telah
ditandatanganinya, Presiden mengaku, risiko sepenuhnya berada di
pundaknya. (INU)

 

Kirim email ke