Bung Manneke yg Budiman....

Yg bilang pelajar stres trus bunuh diri itu bukan saya...
tentunya anda akan tahu itu kalau saja anda menyimak Mba Rima Salim berikut
ini:

Menurut anda penyebab/sumber kemacetan itu apa? kalau bukan aktivitas
manusia..
karena semua orang mau beraktifitas pada jam yg sama, maka beban lalu-lintas
memuncak pada jam-2 aktifitas.


salam,
-K-


On 11/25/08, rima salim <[email protected]> wrote:

Pak Eric ini emang aneh dan lucu
Kebayang gak ama dia ya...anaknya harus mandi jam 5 pagi
Karena ngejar angkot yang penuh mulai jam 05.30 dan itu juga gak lewat depan
rumah
Kebayang gak ama dia ya... ketika anak yang sudah dipaksa bangun pagi,
masih harus ngerjain PR ini itu

Kebayang gak ama dia, suatu hari anaknya bunuh diri karena gak sanggup
menjalani hidup yang terlalu dini bagi dia

Rima

On 12/9/08, manneke budiman <[email protected]> wrote:
>
>   Untuk bisa menentukan apakah kebijakan Pemerintah DKI memajukan jam
> masuk sekolah anak adalah kebijakan ngawur atau enggak, saya tak perlu pakai
> baca-baca macem-macem literatur, Bung. Cukup pakai akal sehat dan hati
> nurani saja.
>
> Yang ngomong anak-anak pada bunuh diri karena stress siapa? Anda mulai mau
> ajak saya masuk ke pelajaran "mengarang" cerita ya? Yang saya selalu
> tekankan adalah TIDAK PANTAS membebankan urusan kemacetan lalu-lintas ke
> anak-anak!!!!! Orang tua mau Anda suruh bilang apa? "Nak, kamu harus masuk
> lebih pagian ke sekolah sebab Pemda DKI mau mengurangi kemacetan
> lalu-lintas." Gitu ya? �Apa nggak bakal kedengaran bodoh sekali di telinga
> anak-anak itu? Mikir, Bung!
> �
> Jalan pikiran Anda makin lama makin keliatan ajaib, Bung. Kalo Anda beli
> mobil dan lalu terjebak dalam kemacetan MEMANG itu akibat egoisme dan
> kemanjaan Anda sendiri. Anak sekolah yang harus sekolah naik kendaraan itu
> apa karena KEMAUAN mereka? Mobil yang mereka naiki itu apa mereka yang
> BELI?� Lalu, APA PANTES menyuruh anak-anak BERTANGGUNG JAWAB pada
> kemacetan yang terjadi? KALU mau hukum orang tua mereka yang doyan beli
> mobil, silakan. TAPI JANGAN ANAKNYA YANG DIHUKUM!
> �
> Luruskan jalan pikiran Anda, Bung! membedakan sumber permasalahan saja Anda
> sudah nggak karuan, gimana mau bicara solusi?
> �
> manneke
>
>
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke