Rekan-rekan yang Baik, Ada pameo menyatakan membangun yang kelihatan saja begitu, apalagi yang tidak kelihatan. Ini kalau menyinggung masalah lambatnya pembangunan Subway dibandingkan Busway. Kalau kita melihat begitu banyaknya pekerjaan konstruksi darurat tidak seperti halnya di luar negeri. Mereka mengerjakannya dengan sungguh-sunguh selama 24 jam.
Di depan mata, antara Gedung DPR dan Hotel Mulia, tiang-tiang untuk jalur transportasi, menanti cukup lama untuk menyangga. Masih banyak lagi contoh terbengkalainya pembangunan untuk sarana transportasi. Saya tidak mengerti, apakah manpower kita kurang (SDM) atau kontraktornya kurang membayarnya kepada buruh pekerja (di sunat 3x). Saat saya bekerja pada Consultant pemberi hibah AIDAB kini namanya AusAID (1985-1992) di Sumut, ternyata sangat banyak kontraktor nasional dan lokal kita yang memble.dan dengan terpaksa di PHK. Semoga ada koreksi yang lebih baik demi masyarakat luas. Salam hangat, Ruslan Andy Chandra ________________________________ Dari: manneke budiman <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kamis, 18 Desember, 2008 01:58:55 Topik: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: "Rekor Dunia" Jam Masuk Sekolah, solusi perbanyak jalur dan jadwal KA Ini langkah-langkah yang jauh lebih cerdas dan konkrit daripadayang ditempuh Pemda DKI dengan memajukan jam sekolah anak. Anda jaug lebih kompeten jadi Gubernur DKI, Pak Jusuf. manneke
