Ups, maaf, tadi lupa memberi salam dan menulis nama. Kebetulan pas si bungsu 
bangun tidur.

Salam,

Elin Driana


--- On Wed, 12/24/08, Elin Driana <[email protected]> wrote:

> From: Elin Driana <[email protected]>
> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Kalau PNS masuk jam 06.30 wib (dari 
> e-mail Pak Alfred & Pak Harya)
> To: [email protected]
> Date: Wednesday, December 24, 2008, 7:08 PM
> Salam kenal Pak Alfred,
> 
> Seingat saya bbrp waktu lalu Kompas pernah menurunkan
> laporan persentase pengguna kendaraan pribadi yg beralih ke
> busway. Saya lupa persisnya, kemungkinan masih di bawah 15%.
> Barangkali ada rekan2 lain yg tau.
> 
> Saya sendiri juga lebih sering pakai angkutan umum ke
> tempat kerja. Bukan karena idealis2 banget, kebetulan
> mobilnya hanya satu. Kecuali saat kami pergi sekeluarga dgn
> tiga orang anak, biasanya pakai mobil pribadi. Saya harus
> jujur mengatakan bahwa saya pun ingin menikmati kepraktisan
> dan kenyamanan naik mobil pribadi. Utk sampai ke tempat
> mengajar saja di belakang Senayan City, saya mesti
> menyediakan waktu di perjalanan minimal 2 1/2 jam agar tidak
> terlambat. Naik angkot sekitar satu jam, kemudian naik
> busway dua kali. Interval kedatangan busway koridar VI
> (Ragunan-Dukuh Atas) masih terlalu lama, padahal
> penumpangnya banyak. Alhasil saya lebih sering berdiri di
> busway. Apalagi jaman sekarang kan semua orang, baik laki2
> dan perempuan sudah capek semua di jalan dan tempat kerja.
> Kadang2 masih saya temukan ibu2 yg sudah agak berumur
> berdiri sementara di depannya ada laki2 muda yg entah memang
> tertidur atau sengaja menutup mata dari pemandangan yg ada
> di
>  depannya (maaf, agak menyimpang sedikit, sekaligus melepas
> uneg2). 
> 
> Kalau saya kebetulan diantar sopir suami, waktu tempuh ke
> tempat kerja biasanya lebih singkat, dan tentu saja lebih
> nyaman. Saya tidak perlu berdiri antri berdesak-desakan
> menunggu busway, mandi keringat seperti kata Pak Alfred,
> plus terdorong-dorong saat masuk ke busway karena semua
> orang ingin cepat dan ingin dapat tempat duduk, ataupun
> bergelantungan di busway. 
> 
> Saya yakin, pengguna mobil pribadi banyak yg bersedia
> beralih ke busway, bila interval kedatangan busway lebih
> pendek, waktu tempuh lebih pendek, jangkauan wilayah lebih
> luas, dan lebih nyaman tentunya. Untuk orang2 yg sering
> mengadakan pertemuan dgn mitra bisnis agak sulit
> mengandalkan busway karena keterbatasan2 itu. Suami saya
> juga ingin naik busway, tapi akan terlalu banyak waktu dan
> tenaga yg terbuang sehingga mengurangi produktivitas kerja.
> Biayanya juga bisa2 malah mahal karena mesti sering naik
> taxi karena jalur yg mesti dia dilalui belum dilayani
> busway.
> 
> Salam kenal juga Pak Harya, senang ada orang2 yg kompeten
> di bidang transportasi di sini. Tentu saya tidak mendasarkan
> apa yg saya sampaikan berdasarkan sebuah penelitian, tapi
> saya rasa pengamatan2 yg disampaikan oleh rekan2 di milis
> ini tentunya bisa jadi masukan2 yg berharga juga utk
> perbaikan transportasi di Jakarta. 

Kirim email ke