Nggak hanya duit, pak manneke, di mata harya kehidupan manusia pun tak lebih
dari urusan angka belaka, makanya dia mempertanyakan kegunaan metode kualitatif
dalam pengambilan keputusan. what a pity!
rini
Posted by: "manneke budiman"
[email protected]
Mon Jan 5, 2009 11:52 pm (PST)
Ini saya kutipkan pernyataan terkonyol dari Bung Harya Setyaka di
bawah ini:
"Sy sih cuma geli aja.. ada yg menganggap duit bukan masalah angka.. ga
pernah tuh sy urusan duit tidak dengan angka..mulai dari beli cabe,
sampai kredit pabrik... semua urusan angka. Mungkin ada sekolah yg
benar-2 bisa membuktikan kasus dimana berurusan dengan duit tanpa
angka? I'd be willing to learn how to deal with money is such a way."
CILAKA bukan kalo seorang anggota DTKJ berpikiran cethek kaya gini?
Gile betul, jadi di matanya itu duit itu cuma urusan ANGKA semata! Tak
heran kalau ancur-ancuran begini kondisi negeri ini. Jadi urusan
akuntabilitas, trust, dan kredibilitas itu tak ada artinya semua bagi
dia dalam kaitan dengan duit ini? Yang ada cuma angka doang di depan
matanya. Hahahahahaha, buka kedoknya ternyata cukup mengejutkan
meskipun saya sudah menyiapkan mental untuk tidak terkejut dengan si
Bung satu ini.
Sekolah yang mengajarkan bahwa duit itu bukan urusan angka doang adalah
di rumah dalam keluarga, Bung. Di tempat di mana integritas, kejujuran,
tanggung jawab ditanamkan,sehingga kalo liat duit, anak gak cuma liat
angkanya doang tapi mikir susah-payah buat mendapatkannya, cara memakai
dengan bijaksana, cara mempertanggungjawab kan pemakaiannya pada
pemberi duit, dan bagaimana duit itu bisa memberikan manfaat
sebesar-besarnya. Tapi tampaknya di rumah Anda dulu waktu Anda kecil
nggak ada ya pelajaran ini? Adanya adalah DUIT IS ANGKA, gitu? Malang
banget Anda, Bung...
manneke
[Non-text portions of this message have been removed]