Saya perkirakan pola pemilihan 2009 yang akan mengaitkan setiap anggota DPR 
dengan pendukungnya�belum tentu menghasilkan perubahan pada kinerja DPR 
mendatang, namun akan membuat rakyat tidak lagi seperti MEMBELI KUCING DI DALAM 
KARUNG...
�

--- On Tue, 2/17/09, ajud ajudri <[email protected]> wrote:

From: ajud ajudri <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Dirut Pertamina Merasa Dianggap Satpam oleh 
DPR
To: [email protected]
Date: Tuesday, February 17, 2009, 8:48 PM






Begitulah sikap anggota DPR yang selalu merasa terhormat tapi jauh dari sikap 
seseorang yang memiliki kehormatan.

Setali tiga uang dengan DPRD, bahkan lebih parah. Makanya paling malas kalau 
kita harus rapat kerja atau dengar pendapat dengan anggota Dewan. Kadang 
sanggahan dan komentar mereka sama sekali tak masuk akal, tapi ngotot dan 
mencaci makinya seperti orang kesurupan. Mending kalau mereka mengerti apa yang 
ada dalam pembahasan, kadang mereka sama sekali tak mengerti.... tapi sok 
ngerti.... (Yang ada kita hanya bisa mbathin....kok kayak gini yang di gajih 
dari pajak kita untuk menjadi anggota Dewan Terhormat... )

Kalau sudah begini, apa pantas memilih mereka, hanya karena takut berdosa 
sehubungan dengan FATWA HARAM KALAU GOLPUT

Kirim email ke