Pak Prabowo, Saya punya beberapa pertanyaan terkait program yang bapak tawarkan (sesuai urutan program): 1. Bagaimana cara konkrit menjadwalkan kembali hutang? Kalo hutang dijawalkan kembali, apakah tidak berarti pak Prabowo hanya menimpakan hutang untuk generasi penerus? 2. Menyelamatkan kekayaan negara apakah memang akan menghilangkan kemiskinan? Sangat mungkin kekayaan negara diselamatkan tapi hanya dinikmati orang/kelompok tertentu sehingga kemiskinan tetap saja ada. 3. Bagaimana cara konkrit meningkatkan pendapatan per kapita? Mungkin saja pendapatan perkapita tinggi tapi tidak merata. 4. Apa tujuan utama sehingga desa harus dibangun? Apakah semua desa? Menurut saya yang harus dibangun hanya desa tertinggal. 5. Bagaimana caranya memaksakan penyaluran kredit perbankan swasta? Sepertinya akan jadi diktator ekonomi nih? 6. Untuk kemandirian energi, kenapa bioetanol yang ditonjolkan? Dimana akan dibuka 2jt ha lahan untuk menghasilkan bioetanol? 7. Kenapa undang-undang BHP harus dicabut? Lalu setelah dicabut? 8. Isu lingkungan yang ditawarkan terlalu normatif dan umum. Test case, apa solusi bapak terhadap kebakaran hutan yang selalu terjadi setiap tahun di sumatra? Salam.
--- In [email protected], Prabowo Subianto <salam.prab...@...> wrote: > > Saudara-Saudara FPK yang saya banggakan, > > Jika mendapatkan lampu hijau dari Saudara Agus Hamonangan, Moderator, saya > ingin mempost-kan 8 program yang saya tawarkan dan mulai iklankan hari ini. > Mengingat Saudara semua di sini tajam wawasan, dalam, mengritisi usulan > program ini. Saya ingin mendengar komentar-komentar Saudara di sini. > > Jika tak keberatan juga di-CC-kan di: tinyurl.com/prabowo, di forum diskusi > akan sangat bermanfaat. > > > Membangun Kembali Indonesia Raya > 8 Program Aksi Untuk Kemakmuran Rakyat > > > 1. Menjadwalkan kembali pembayaran utang luar negeri > > > - Mengalihkan dana pembayaran utang luar negeri sebagai modal untuk membiayai > program pendidikan, kesehatan, pangan dan energi, yang murah serta ramah > lingkungan. > > > 2. Menyelamatkan kekayaan negara untuk menghilangkan kemiskinan. > > > - Menjadikan BUMN sebagai lokomotif dan ujung tombak kebangkitan ekonomi. > - Menghentikan penjualan aset negara yang strategis atau yang menguasai hajat > hidup orang banyak. > - Meninjau kembali semua kontrak pemerintah yang merugikan kepentingan > nasional. > - Mewajibkan eksportir nasional yang menikmati fasilitas kredit dari negara > untuk menyimpang dana hasil ekspornya di bank dalam negeri. > - Membangun industri pengolahan untuk memperoleh nilai tambah. > > > 3. Melaksanakan ekonomi kerakyatan > > > - Mencetak 2 juta Ha lahan baru untuk meningkatkan produksi beras, jagung, > kedelai, tebu yang dapat memperkerjakan 12 juta orang. > - Mencetak 4 juta Ha lahan untuk aren (bahan baku bio etanol) yang dapat > mempekerjakan 24 juta orang. > - Membangun pabrik pupuk ureak dan NPK dengan total kapasitas 4 juta ton. > - Memperbesar permodalan lembaga keuangan mikro untuk menyalurkan kredit bagi > rakyat kecil. > - Membangun sarana transportasi massal. > - Modernisasi pasar tradisional untuk pedagang kecil. > - Meningkatkan pendapatan per kapita dari USD 2.000 menuju USD 4.000 > > > 4. Delapan program desa > > > - Listrik desa. > - Bank dan lembaga keuangan desa. > - Koperasi desa, lumbung desa, pasar desa. > - Air bersih desa. > - Klinik desa. > - Pendidikan desa. > - Infrastruktur pedesaan dan daerah pesisir. > - Rumah sehat pedesaan. > > > 5. Memperkuat sektor usaha kecil > > > - Prioritas penyaluran kredit perbankan kepada petani, nelayan dan pedagang > kecil. > - Melarang penyaluran kredit bank pemerintah untuk pembangunan perumahan dan > apartemen mewah, mall, serta proyek-proyek mewah lainnya. > - Melindungi pedagang pasar tradisional dengan melarang pembangunan pasar > swalayan berskala besar yang tidak sesuai undang-undang. > - Melindungi dan memperjuangkan hak-hak buruh migran (TKI). > > > 6. Kemandirian energi > > > - Membangun pembangkit listrik tenaga panas bumi dan air (10.000 MW). > - Menyediakan sumber energi dengan mendirikan kilang-kilang minyal, pabrik > bio etanol dan pabrik DME (pengganti LPG). > - Membuka 2 juta hingga 4 juta Ha hutan aren - dengan sistim tanam > tumpangsari - untuk produksi bahan bakar etanol, sebagai pengganti BBM impor. > Pembukaan lahan ini akan menjadikan Indonesia sebagai negara pengekspor bahan > bakar nabati setelah 7 tahun masa tanam (4 juta Ha hutan aren menghasilkan > sekitar 56 juta mt etanol/tahun). > > > 7. Pendidikan dan kesehatan > > > - Mencabut undang-undang bahan hukum pendidikan. > - Pencabut pajak buku pelajaran dan menghentikan model penggantian buku > pelajaran setiap tahun. > - Melaksanakan kembali program KB (Keluarga Berencana). > - Meningkatkan peran PKK, Posyandu dan Puskesmas. > - Menempatkan sarjana dan dokter baru melalui program pemerintah terutama di > kantong-kantong kemiskinan. > - Menggerakkan revolusi putih dengan menyediakan susu untuk anak-anak miskin. > > > 8. Menjaga kelestarian alam dan lingkungan hidup > > > - Melakukan penghijauan kembali 59 juta Ha hutan yang rusak serta konservasi > aneka ragam hayati dan hutan lindung. > - Mengamankan dan merehabilitasi daerah aliran sungai. > - Mencegah dan menindak tegas pelaku pencemaran lingkungan. > - Melindungi flora dan fauna sebagai bagian dari aset bangsa. > > > Haluan baru. Pemimpin baru. Terobosan baru. > > > > Terima kasih saya, > > > Prabowo Subianto > Ketua Dewan Pembina > Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) > > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
