Lha iya .. selain membela satu pihak secara berlebihan, kaya nya dia juga kaga 
nyimak "message" dari tulisan orang lain itu apa ?? Yang penting .. ..




--- In [email protected], marnagan2...@... wrote:
>
> Anda membela polisi secara berlebihan. Kalau polisi yang baik tentu akan 
> bertindak secara benar, kenapa tidak ditilang saja? Apa pantas seorang wanita 
> dikatakan nggak punya otak? Bgm kalau istri, pacar atau ibu anda yang 
> diperlakukan seperti itu?
> Powered by Telkomsel BlackBerry®
>
> -----Original Message-----
> From: Jhony Bram <jhonyb...@...>
>
> Date: Wed, 8 Apr 2009 20:48:43
> To: <[email protected]>
> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Kalau besar jangan jadi polisi ya Nak...
>
>
> Virly..... sebagai org ke tiga (penonton dlm masalah ini), coba anda 
> posisikan diri sebagai polisi.   Sebagai polisi semua org tahu bahwa anda 
> penegak hukum. Ketika anda membiarkan kiki melanggar lalulintas maka anda 
> akan dicap sebagai polisi tolol, gak punya otak, gak punya harga diri, gak 
> punya wibawa, gak punya ketegasan dll krn membiarkan terjadinya suatu 
> pelanggaran hukum. Dan ketika itu pula, semua org yg melihat sikap anda 
> tersebut akan memaki anda (walaupun dalam hati). Blm selesai sampai disitu, 
> ketika anda kembali ke kantor juga akan mendapatkan hukuman dari atasan anda. 
> Oleh krn itu, sang polisi itu menurut sy sudah benar dlm bertindak. Mereka 
> menegakkan hukum. Dia mengedepankan hukum dan  kepentingan umum daripada 
> kepentingan seseorang (kiki). Kalau mau adil, jgn hanya melihat apa yg 
> dilakuka polisi, tapi lihat juga apa yg dilakukan kiki. Itu akan lebih baik, 
> dan hal itu akan membawa anda utk menilai suatu persoalan dgn tdk 
> mengedepankan
>  subyektifitas. Hukum adalah hukum, klau mau dikasihani jangan melanggar 
> hukum. Kiki, Virly jgn marah yah...., ini diskusi, sy kadang-kadang juga 
> jengkel pada oknum polisi, tapi mari kita lihat sesuatu secara obyektif.
> Salam persaudaraan.
> Jhony
>


Kirim email ke