Mas Agus (sebagai teman di facebook juga ha3x), ingat 'nga di awal maret saya nulis status di FB saya seperti ini: Yanuar Rizky Teori Ekonomi, apapun alirannya.. semua bicara KESEIMBANGAN (equilibrium) permintaan-penawaran... Krisis saat ini, disebabkan permintaan M2 (uang untuk transaksi finansial) tinggi karena "ledakan transaksi masa lalu".. penawaran tak bisa respon karena "underlying" sektor riil di uang fisik (M1) tidak bergerak seagresif M2... Cina show force rilis "At end-February 2009, broad money (M2) increasing 20.48% year on year"
Nah, ini lanjutan komen-komen saya atas diskusi dengan beberapa rekan FB: Yanuar Rizky: kalau liat reserve balance dari Bank Sentral Cina, mereka masih Show Force bahwa kebutuhan M2 di Pasar Finansial Cina maupun transaksi finansial mereka di negara lain... mereka juga show force M1 dari kegiatan sektor riil masih memberi money supply.. sehingga reserve yang dikeluarkan untuk M2 tinggal nambah aja dari increasing M1 dari lending-depositorry... jelas Bos, dia memang lagi mau pasang wall "lupakan USD" .. tapi, kan USD gank juga tak mau ngalah... kita liat Bos seru ha3x Nah Rekans FPK sekalian, Inilah game yang tengah terjadi mengapa PM Inggris minta Cina kucurkan dana talangan, dan di berita kompas di bawah dibuat framing "Para ekonom mengatakan, langkah itu dapat menegangkan hubungan China dengan para mitra dagang jika China berdagang dengan cara tak wajar." Karena Zhou Xiouchuan sudah mengatakan bahwa "jika Yuan yang dijadikan baseline, maka talangan berbentuk standing buyer surat utang dapat ditambah"... Jadi, ini kan yang dimaksud wajar ha3x... Sisi lain Cina, tak hanya beli USD.. USD terambil karena surat utang pemerintah AS sekarang sebagian besar di tangan Cina.. Tapi, bank sentral Cina juga konsisten membeli emas setiap mendapat financial netting dalam devisanya... Itu kenapa, G-20 kemarin tidak berani bahas soal "global currency" karena Cina dalam posisi paling siap terhadap posisi Bretonwood Agreement bahwa mata ujang yang kuat adalah yang memiliki devisa cadangan emas yang cukup.... Apalagi yang dimaksud wajar, Cina ini dari dulu uang hasil netting diserap dialirkan juga ke kredit riil.. ini yang dimaksud negara maju agar Cina "tak hanya mikir diri sendiri".... Pertarungan ini rame... kalau saya sih melihatnya Cina memenangkan pertarungan dengan masuk dalam bahasa negara maju, yaitu "FINANCIAL GAME" tapi mereka salurkan itu dengan jiwa Komunismenya dalam bentuk penyaluran ke sektor riil sebagai penopang stabilitas M1 untuk M2... Kita harus belajar sampai ke negeri Cina .. walau, entah kapan ya kalau kita cuman mau "copy paste" terus... Salam anak muda Indonesia biasa aja, -Yanuar Rizky- mail to: [email protected] on the net: http://www.elrizky.net elrizkyNet::dari RT-RW ke Internet menuju Pasar Modal:: 2009/4/13 Agus Hamonangan <[email protected]>: > > > http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/04/13/03235836/cadangan.devisa.china.195.triliun.dollar.as > > Beijing, Sabtu - Bank Sentral China di Beijing, Sabtu (11/4), mengumumkan > cadangan devisa naik 16 persen pada akhir Maret 2009 di bandingkan dengan > tahun 2008. Cadangan devisa saat ini mencapai 1,95 triliun dollar AS. > Cadangan devisa Indonesia per Maret 2009 hanya 54,8 miliar dollar AS. > > Cadangan devisa China merupakan yang terbesar di dunia, naik 7,7 miliar > dollar AS pada kuartal pertama 2009. Tahun lalu, pada kuartal pertama, > cadangan devisa China naik hingga 146,2 miliar dollar AS. Kenaikan kuartal > pertama itu juga jauh lebih sedikit dibandingkan dengan kenaikan pada > kuartal keempat 2008 yang mencapai 45 miliar dollar AS, sebagaimana > diberitakan kantor berita China, Xinhua. Kenaikan yang lebih sedikit > dibandingkan dengan pencapaian sebelumnya itu disebabkan karena penurunan > impor. Ini seiring dengan turunnya permintaan dunia atas barang buatan China > karena krisis global. > > Para analis yakin China masih akan memegang 70 persen aset cadangan devisa > dalam denominasi dollar AS, termasuk surat berharga Pemerintah AS. > > Membeli dollar AS > > Cadangan devisa juga naik karena Bank Sentral China terus membeli dollar AS > dari pasar derasnya arus masuk investasi asing. Walau perekonomian China > menurun di sektor perdagangan dan properti domestik, data terakhir > menunjukkan penurunan itu semakin mengecil. Pemerintah sudah mengambil > langkah guna mencegah penurunan ekspor lebih dalam, seperti pengurangan > pajak ekspor dan mencegah penguatan kurs yuan. > > Para ekonom mengatakan, langkah itu dapat menegangkan hubungan China dengan > para mitra dagang jika China berdagang dengan cara tak wajar. PM Inggris > Gordon Brown pernah meminta China mengucurkan dana talangan dari cadangan > devisanya. (AFP/joe) > >
