Di dalam pesawat yang berkuasa adalah kapten pesawat yaitu pilot. Jadi
gugatan penumpang tentang keselamatan penerbangan semestinya ditujukan
kepada pilot yang bertanggung-jawab dalam penerbangan itu sebab pilot
mengetahuinya dan melakukannya sendiri. Perusahaan penerbangan juga
bisa digugat. Pramugari anak buah pilot yang disebut tidak senonoh itu
tidak bisa digugat masa, tapi dia bisa dipecat oleh maskapai
penerbangannya kalau terbukti bersalah.
SH

On 4/15/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote:
> http://megapolitan.kompas.com/read/xml/2009/04/15/07544470%20/pramugari.mesum.tak.hadiri.sidang
>
> JAKARTA, KOMPAS.com — Pramugari Batavia Air, Lz, yang digugat karena berbuat
> tak senonoh dengan sang pilot, Kapten Irf, di depan para penumpang dalam
> penerbangan Surabaya-Jakarta, kembali tidak hadir di Pengadilan Negeri
> Jakarta Pusat, Selasa (14/4). Sementara, kehadiran Irf di pengadilan
> tersebut diwakili kuasa hukumnya.
>
> Irf dan Lz adalah awak pesawat Batavia Air jurusan Jakarta-Balikpapan pada
> 28 November 2007. Sekitar 20 menit sebelum pesawat mendarat (transit) di
> Bandara Juanda, Surabaya, mereka bermesraan di ruang pramugari, persisnya di
> belakang kokpit. Kedua insan penerbangan ini bercanda dan bermesraan di
> hadapan penumpang selama sekitar 10 menit.
>
> "Saya lihat sendiri mereka melakukan hal yang tidak wajar," kata Suharyono,
> salah satu penumpang pesawat Batavia tersebut, saat membeberkan aib awak
> Batavia Air itu kepada pers tahun 2007.
>
> Suharyono menambahkan, dia dan sejumlah penumpang lain risih sekaligus
> cemas. "Ini juga menyangkut keselamatan penumpang," ujar pengacara yang
> berkantor di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, ini. Suharyono menduga, saat sang
> pilot memegang-megang si pramugari, kendali pesawat dipegang kopilot.
>
> Sebelumnya, menurut Suharyono, pilot keluar dari kokpit lalu melangkah ke
> buritan. Diduga, pilot tersebut ke kamar mandi. Ketika kembali ke depan,
> pilot mampir ke ruang pramugari. Sesaat kemudian, sang pilot dan pramugari
> tersebut bercanda dan bermesraan.
>
> Pada akhir kemesraan di ketinggian ribuan meter ini, sang pilot merangkul si
> pramugari sambil melangkah ke pintu kokpit. Sedangkan Lz memeluk pinggang
> Irf dan mengantarnya sampai di ambang pintu.
>
> Terkait dengan kejadian ini, Suharyono dan dua penumpang lainnya, Rr Isti
> Hardiyanti dan R Hari Santoso, menggugat Irf dan Lz serta operator Batavia
> Air, PT Metro Batavia. Menteri Perhubungan dan Komisi Nasional Keselamatan
> Transportasi (KNKT) menjadi tergugat. Suharyono dkk menuntut ganti rugi
> material Rp 1 miliar dan imaterial Rp 1 miliar.
>
> Kuasa hukum para penggugat, Dedyk Eryanto Nugroho, mengatakan, pilot Irf
> patut diduga telah mengabaikan keselamatan penumpang. "Klien kami khawatir
> perbuatan mesum itu berakibat fatal terhadap keselamatan penumpang. Memang
> sih pesawat tetap aman, tetapi seharusnya pilot mengedepankan keselamatan
> penumpang, bukan berbuat mesum," katanya, Selasa siang.
>
> Sementara itu, ketua majelis hakim pada perkara ini, Panji Widagdo,
> mengatakan. pihaknya akan melayangkan surat panggilan kedua kepada Lz.
> "Karena dia hari ini tidak hadir, kami akan melayangkan surat panggilan
> kedua," katanya.
>
> Menurut Panji, surat panggilan pertama bagi Lz dialamatkan ke kantor Batavia
> Air. Ternyata, Lz sudah tidak bekerja di perusahaan tersebut. Oleh karena
> itu, surat panggilan kedua bagi Lz akan dikirim ke rumah Lz di
> Pangkalpinang, Bangka Belitung.
>
> "Karena kediaman Lz jauh, kami perlu untuk mengirim surat panggilan itu.
> Maka sidang ditunda dan akan digelar kembali tiga minggu ke depan atau
> tepatnya Selasa, 5 Mei 2009," kata Panji.
>
> Pada sidang kemarin, Irf dan PT Metro Batavia diwakili oleh kuasa hukumnya,
> Samuel, sementara Menteri Perhubungan diwakili oleh Dirjen Perhubungan
> Udara. Hanya KNKT dan Lz yang tidak datang. (Sigit Nugroho)
>
>
>
>
>


------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ dan 
http://kompas.com/
3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota
4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]
5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke