Lama2 Pak Beye ini nampak dungu dan sering lari dari tanggung jawab... Tapi 
sudah ada presedennya kok sejak jaman GusDur kelakukan Pak Beye ini.

Salam,
Hendro
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: Adyanto Aditomo <[email protected]>

Date: Wed, 22 Apr 2009 16:20:35 
To: <[email protected]>
Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY: Jangan Galak-galak


Apa maksudnya SBY itu Pemilu 2004 juga curang?
Kalau memang curang, curangnya dimana?
Waduuh, kok ngomongnya baru sekarang lho ya.
 
Soal anjuran Parpol Peserta Pemilu jangan galak - galak kalau komplain, lha 
yang memprovolasi ya siapa.
Kalau bicara di rapat kabinet, SBY bilang agar semua sengketa dibawa ke 
Pengadilan agar bisa diproses secara hukum, tidak dilakukan dijalanan.
Tetapi saat Kepolisian dan Kejaksaan menolak laporan Bawaslu, SBY kok diam saja.
Kalau sudah begini, siapa yang gak jengkel? SBY tidak satu kata dengan tindakan.
Menurut para pakar Hukum, yang berhak menolak hanya Hakim (Yudikatif) bukan 
Polisi dan Jaksa (Eksekutif).
 
Soal kekacauan DPT, para Parpol Peserta pemilu 2009 kan minta data DP4 yang 
didapat dari Depdagri untuk di cocokkan dengan DPT agar bisa diketahui  dimana 
letak sumber kekacauan.
Data tersebut juga bisa digunakan untuk perbaikan DPT pada Pilpres nanti.
Tapi sampai hari ini permintaan tersebut tidak di gubris, baik oleh Pemerintah 
maupun KPU.
Padahal permintaan tersebut merupakan hak dari Parpol yang dilindungi oleh 
Undang2 Pemilu.
Kalau sudah begini, siapa yang gak jengkel? SBY tidak satu kata dengan tindakan.
 
Kelambatan proses Tabulasi Suara  IT KPU sangat memprihatinkan, ditambah 
banyaknya gangguan hacker yang berhasil meng copy IP dan program Router dari 
jaringan VPN KPU.
Soal lambatnya proses tabulasi, Pemerintah terlihat tenang - tenang saja dan 
belum ada upaya optimal agar proses tabulasi bisa lancar.
Soal indikasi hacker bisa menembus VPN, jelas ini ada indikasi banyaknya 
pengkhianat di IT KPU. Seharusnya Pemerintah menugaskan Kepolisian dan kalau 
perlu Badan Intelijen Negara menyelidiki sejauh mana para "pengkhianat" 
berhasil membobol IT KPU.
 
Karena pemerintah enggan bergerak, maka yang bergerak saat ini malah KPK untuk 
melihat apakah kekacauan tersebut ada indikasi KKN atau tidak.
Harapan KPK, dengan penyelidikan ini diharapkan semua masalah kekacauan bisa 
terungkap dan gangguan bisa segera diatasi.
 
Salam,
 
Adyanto Aditomo
 


------------------------------------

=====================================================
Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] :

1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS
2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ dan 
http://kompas.com/
3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke 
anggota
4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected]
5.Untuk bergabung: [email protected]

KOMPAS LINTAS GENERASI
=====================================================
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke