Setuju sekali. Lagipula menurut saya pradigma orang thd PKS masih sangat kuat sbg pengusung Syariat Islam sehingga kalau SBY memilih HNW atau TS, dia akan banyak kehilangan suara pemilih. Paling ideal memang kalau SBY milih dari Golkar, tetapi dg ditolaknya JK sepertinya Golkar di bawah JK tdk merestui kadernya yg lain utk menggantikannya sehingga kalau tetap ingin dari Golkar sama spt JK th 2004 harus berani keluar dari Golkar. Sebenarnya FM cukup menjanjikan tetapi kebersihannya banyak dipertanyakan menyangkut Bank Intan dan persetujuannya dalam pembagian uang thd anggota DPRD. Memang sulit bagi SBY utk nmemilih Cawapres yang sesuai dengan kriterianya. Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message----- From: elzaindra <[email protected]> Date: Sun, 26 Apr 2009 10:07:55 To: [email protected]<[email protected]> Cc: [email protected]<[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Ke Mana "Cinta" SBY Berlabuh? Sri Mulyani currently is the right woman in the right place, so jgn sampe SBY salah memilih pendamping. Lebih tepat pilih cawapres politisi partai yg memiliki konsituen kuat dan jelas platform partainya tidak mengumbar janji2 busuk dan palsu saat kampanye pemilu. Sri Mulyani masih amat sangat dibutuhkan dalam tim ekonomi SBY palig tidak untuk 5 tahun kedepan kecuali bila memang ia dikondisikan untuk menandingi langkah Megawati atau keterwakilan perempuan sebagai cawapres maka Sri Mulyani adalah ekonom cerdas dan putri terbaik bangsa diantara pilihan yang ada. Salam, Indra Sent from my iPhone
