Yang masih diperdebatkan adalah: Apakah pembunuhan Nasrudin akibat: 1. AA cemburu dengan Nasrudin atau 2. Akibat ulah Nasrudin mengumpankan Rani ke AA, sehingga Nasrudin punya peluang untuk memeras AA? Jika yang terjadi adalah point 2, padahal pada kenyataannya saat itu tidak ada hubungan apapun antara AA dengan Rani, karena keberadaan Rani di Hotel atas inisiatif dari Nasrudin dalam rangka menjebak AA, maka pembunuhan tersebut bukan karena persoalan wanita, tetapi soal pemerasan, dimana si Wanita hanya digunakan sebagai alat pemerasan. Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Rab, 6/5/09, Darman Purba <[email protected]> menulis: Dari: Darman Purba <[email protected]> Topik: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RE: laki laki takluk pada kerling mata seorang wanita Kepada: [email protected] Tanggal: Rabu, 6 Mei, 2009, 3:36 AM Aku stuju mas, harta... tahta dan wanita. Banyak yang jatuh karena kerikil kecil bukan pada batu besar. Cuman di negeri kita yang sulit utk mendapatkan kebenaran dan keadilan rasanya antara tersandung dan diskenariokan tersandung sangat beda-beda tipis. Apalagi katanya bangsa kita menjunjung adat ketimuran, tapi kalau menyangkut kepentingan tentu akan dibela habis-habisan. Lihatlah polah para pengacara top yang ada di belakang AA itu lho. Jadilah hukum sebagai penegak hukum untuk memberi rasa keadilan, janganlah jadi alat para ang berkuasan. Bravo penegak hukum.
