Ha..ha..ha..

Ksatria adalah orang yg terbuka akan kritik..
Ksatria adalah orang yg menggunakan cara2x terpuji, yaitu kejujuran informasi 
bukan pabrikasi informasi (soal Sponsor dana kampanye buka dong, kalau mau 
nuduh yg lain 'conflict of interest' tunjukan dong posisi netral (abstain) atas 
kepentingan usaha bukan dengan 'personal branding' tapi 'network data')

Maaf aja, saya sebagai pemilih (konsumen) jenuh .. Betapa itu hasil survey 
dibentuk menjadi 'mesin pembentuk persepsi satu putaran'.. Apa seorang ksatria 
ditentukan kekuatan modal yg dapat menjalankan mesin kampanyenya, disisi lain 
selalu merasa 'teraniaya' dan paling miskin? Apakah seorang Ksatria tidak 
menyatakan terbuka siapa pemodalnya?

Bagi 6 orang warga negara SENIOR (bahkan, maaf sudah masuk usia Kakek-Nenek) 
mari kita berikan sikap ksatria dalam tataran 'suri tauladan' yang bukan dalam 
'tebar pesona pidato' DALAM dalam koridor aksi (dalam hukum dikenal 
yurisprudensi, hukum yg terbentuk dari putusan atau tindakan atas sebuah 
peristiwa)..

Konkrit kalau Anda semua Ksatria, saya menantang anda untuk menciptakan 
Yurisprudensi Abstain Theory sebagai pencegah sistemik 'konflik kepentingan' 
sebagai akar terjadinya Korupsi (memperkaya diri sendiri dan atau orang lain)..

Abstain Theory politik akan terjadi, jika anda ber 6 melakukan:

1. Umumkan semua donatur kampanye secara FAIR dan TERBUKA (jujur jangan pakai 
vehicle company yg tdk jelas)
2. Begitu menang nyatakan posisi ABSTAIN, dengan jalan lepas semua bisnis, baik 
yang langsung maupun tak langsung (para donatur)
3. Biarkan publik mengontrol dengan info yang cukup dari sebelum pemilihan 
sampai saat memerintah.

Contoh Abstain Theory: Obama begitu masuk gedung putih menandatangani SK 
melarang Lobyist masuk Gedung Putih..

Lobyist dlm struktur politik modern AS adalah para pencari dana kampanye, yg 
menghubungkan kandidat dengan donatur..

Obama saat ini, lagi dikritik karena beberapa Lobyist dijadikan Dubes..

JADI, kalau mau BERSIH mari kita BIDIK SISTEM.. Artinya, ke 3 pasangan meski 
ada yg 'Branding bukan Pebisnis' tapi kan bertaburan Lobyist dan ya dana2x 
Kampanye..

Mari kita tegakkan nilai 'Konflik Kepentingan' tidak hanya yang kasat mata TAPI 
juga kasat rasa :)

Salam penonton,
-Yanuar Rizky- (mail to: [email protected]) transmitted by tukang posĀ®[on the 
net: www.elrizky.net]

-----Original Message-----
From: P Giri Hatmoko <[email protected]>

Date: Sat, 13 Jun 2009 09:18:03
To: <[email protected]>
Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] SBY: Saya Kesatria


Sebenernya saya males mengomentari artikel ini, tapi setelah dibaca bener2, 
akhirnya saya tulis juga.


"Saya ini kesatria. Tidak mau menyimpang dari aturan dan taat aturan.
Tidak baik di depan rakyat hantam menghantam apalagi dalam deklarasi
kampanye damai," ujar SBY saat mengawali kampanye nasionalnya di GOR
Ken Arok Malang, Jawa Timur, Jumat (12/6).
Seorang ksatria yang benar2 ksatria, tidak akan mengatakan dirinya seorang 
ksatria. Yang pantas mengatakan seseorang itu ksatria adalah orang lain yang 
bukan dirinya.

SBY menyebut kampanye damai yang digelar KPU dua hari lalu sebagai
pihak ang "dikeroyok". SBY menyebut banyak telepon dan SMS yang
diterima kyean. Ada Allah. Ada rakyat Indonesia," ujarnya sambil
mengelus dada.
Kalau memang seorang ksatria, tidak perlu mempertontonkan seolah teraniaya. 
Rupanya resep menjadi seorang teraniaya masih digunakan oleh seorang yang 
mengaku ksatria.

Salam


Kirim email ke