yth rekan milis, memang selama kampanye pilpres,meskipun sudah lebih baik dari sebelumnya dalam arti berbicara tentang konsep,visi dan misi,namun masih terasa kurang dalam konsep/model/sistem yang akan dilaksanakan oleh calon pemenang pilpres. apalagi kalau mendengar komentar di elshinta dan diskusi di forum soegeng sarjadi forum.
hal yang belum disentuh adalah paradigma berpikir bagaimana membuat terobosan agar indonesia dapat bangkit dan mencari jalan keluar agar sumber daya manusia,sumber daya alam,sumber daya keuangan kita dapat menghasilkan keluaran yang tinggi agar lebih produktif,berdaya saing yang hasilnya adalah ekonomi yang tumbuh secara berkelanjutan. yang kelihatan ada konsep adalah pak prabowo,yang cukup berani dan lantang dalam mengutarakan konsep beliau untuk segera mengatasi kemiskinan rakyat kecil seperti petani,nelayan dan buruh kecil.konsep beliau perlu di dekati secara sistem agar bisa sukses,misalnya dengan sistem inovasi nasional yang telah dirintis di eropa puluhan tahun lalu ketika mereka melihat ancamam dari negara asian tiger. sistem inovasi nasional adalah perubahan paradigma atau cara baru untuk sukses bagi tumbuhnya kekuatan bangsa.hal ini diperlukan agar konsep drastis seperti pak prabowo,harus didukung oleh sistem keuangan,sistem iptek,sistem pembinaan sdm,sistem industri,sistem perdagangan,sistem hukum nasional dan internasional dan tentu sistem politik/kebijakan yang tepat. mesti hati-hati jangan sampai kita menjadi negara seperti zimbabwe,karena negara lain maupun elit yang punya uang bisa saja menyabot secara halus suatu konsep yang digulirkan untuk segera mencapai kesejahteraan rakyat umum. namun seperti kata pak siswono kalau kita lihay,maka kita bisa sukses dalam membina kekuatan bangsa.pintar, dan cerdas ternyata tidak cukup kata pak siswono,karena bangsa lain sangat lihay dan kalau kita melawan dengan pintar saja tidak cukup. bangsa lain maju dengan kecepatan turbo sedang kita masih kecepatan.......biasa saja kalau tidak lihay bergerak secara sistem nasional yang kuat dan lihay dalam kancah strategi internasional. bagi yang berminat untuk mengetahui konsep inovasi,mohon dapat membaca prosiding sistem inovasi nasional,lipi/menristek,2006. suatu prosiding berdasarkan seminar yang disponsori oleh menristek,departemen perindustrian,bappenas dan asia pacific centre for technology transfer. sangat disayangkan bahwa konsep yang dibawakan oleh prosiding yang begitu penting sama sekali tidak disinggung oleh para moderator ataupun capres dan cawapres. seperti apa yang dikatakan oleh pak bob sadino,pengetahuan teori dan praktek perlu disatukan agar kita jadi bangsa yang lihay dan sukses dalam membina ekonomi bangsa yang cukup kritis disaat ini. salam hormat, bakri arbie. maaf komputer saya macet untuk huruf besarnya. --- On Mon, 6/29/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote: From: Agus Hamonangan <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Prabowo : Indonesia "Mbahnya" Liberal To: [email protected] Date: Monday, June 29, 2009, 12:50 PM http://bisniskeuang an.kompas. com/read/ xml/2009/ 06/29/23015518/ Prabowo.. Indonesia. Mbahnya.Liberal JAKARTA, KOMPAS.com — Cawapres Prabowo Subianto mengatakan, koperasi merupakan salah satu pokok dari ekonomi kerakyatan yang ditawarkan oleh pasangan Mega-Prabowo. "Di seluruh dunia koperasi menjadi kekuatan penting," ucapnya saat dialog ekonomi kerakyatan berbasis koperasi yang diselenggarakan Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) di Mal Thamrin City Jakarta, Senin (29/6). Ikut hadir Ketua Umum Dekopin Adi Sasono serta para ketua induk koperasi Indonesia. Dalam dialog tersebut, Prabowo kembali memaparkan konsep ekonomi kerakyatan kepada ratusan pendukung dari perajin kecil. Prabowo juga kembali mengatakan bahwa saat ini pemerintahan telah menjalankan paham liberalisme. "Ini bukan liberal lagi tapi mbahnya liberal," lontarnya. Pasangan Megawati Soekarnoputri tersebut juga mengkritik bocornya keuangan negara yang mencapai Rp 200 triliun pertahun, pendapatan di daerah-daerah yang mengalir keluar daerah, serta para pengusaha daerah yang tidak dapat bersaing karena kebijakan yang salah. "Pengrajin rotan banyak yang gulung tikar karena pemerintah mengijinkan ekspor rotan dalam bentuk bahan baku," tegasnya. Ketika ditanya tentang langkah apa yang akan dilakukan untuk mengatasi masalah kredit untuk UKM yang terlalu tinggi bunganya, Prabowo menjawab bahwa pasangannya paling tegas dengan membuat agenda yang akan menginstruksikan bank pemerintah agar tidak menyalurkan kredit untuk proyek-proyek mewah yang tidak bisa dirasakan rakyat kecil. "Bank Mandiri memberikan Rp 19,8 triliun untuk membangun apartemen mewah.. Kalau disalurkan ke desa-desa bisa untuk kredit 48 juta petani. BRI dulu bank tani dan nelayan. Sekarang punya nasabah 32 juta petani dengan jumlah Rp 31 triliun. Tapi berapa uang yang kembali ke desa? Uangnya mengalir ke pengusaha," lontarnya dan disamput tepuk tangan para pendukung. Menjawab pertanyaan penguatan ekonomi di daerah, mantan Danjen Kopassus tersebut mengatakan bahwa pasangannya sudah mencanangkan peningkatan alokasi APBD untuk setiap desa minimal Rp 1 miliar. "Kita akan mengentaskan kemiskinan dengan drastis lewat sektor pertanian di desa," ungkap Prabowo. Ditanya tentang maraknya penggusuran PKL, menurutnya, pemerintah harus tetap bertanggung jawab terhadap seluruh PKL yang digusur dengan mencarikan solusi. "Saya menentang gusur mengusur. Kalau ada yang gusur kita lawan," ajaknya. Tentang permintaan para perajin untuk menghentikan impor barang kerajinan, Prabowo menjawab bahwa pelarangan impor terlalu drastis sulit dilakukan. Namun, ada cara-cara lain dengan mendorong produksi dalam negeri dengan membuat kebijakan yang berpihak terhadap pengusaha dalam negeri. "Seluruh sekolah, kampus, lembaga-lembaga pemerintah harus menggunakan produk dalam negeri," tegasnya. Sebelum diskusi berlangsung, Prabowo menyempatkan melihat-lihat hasil kerajinan dalam negeri yang berada di dalam mal tersebut serta membeli dua pasang baju koko. Ia juga mendapatkan lukisan bergambar wajahnya dari seorang pelukis yang membuka usaha di mal tersebut. "Wah terlalu ganteng lukisannya. Ini kira-kira saat menang," ucapnya sambil melihat lukisan. C8-09 [Non-text portions of this message have been removed]
