Dear teman para FPK

Apakah nasionalisme itu hanya diukur oleh hapal atau tidaknya penduduk 
Indonesia dengan lagu Kebangsaannya ? Dalam perjalanan pekerjaan saya, banyak 
sekali oarang yang saya temui tidak hafal dengan lagu Indonesia Raya, tapi 
dalam kehidupan sehari2nya mereka melakukan hal hal yang sangat nasionalis.
Namun tidak sedikit pula orang yang hafal Indonesia Raya dan bahkan 
pekerjaannya sangat nasionalis akan tetapi perilakunya sangat jauh sekali 
dengan nasionalisme.
Apakah semua anggota dewan yang tercinta mempunyai rasa cinta terhadap bangsa 
ini tanpa kondisi tertentu, apakah mereka bekerja tanpa syarat tertentu. 
Bagaimana kalau kita bandingkan dengan Butet yang mengajar di pedalaman 
sumatera. Boleh jadi Butet tidak hafal lagu Indonesia Raya, tapi apakah dia 
tidak punya rasa nasionalisme ??
apakah anggota dewan itu hafal dengan Indonesia Raya dan bagaimana pula dengan 
rasa nasionalisme mereka ??

Mari kita renungkan bersama


Salam Nasionalisme

--- On Mon, 7/13/09, Sumarno <[email protected]> wrote:

From: Sumarno <[email protected]>
Subject: Bls: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Indonesia Raya di-"zholimi"
To: [email protected]
Date: Monday, July 13, 2009, 9:45 PM






      kira2 ada sanksi tidak bagi WNI yang tidak hapal lagu kebangsaan 
Indonesia Raya?

coba tanya pada diri kita masing2 apa kita masih hapal syairnya?

tanyakan lagi kapan terakhir kali kita menyanyikan lagu Indonesia Raya?

mungkin puluhan tahun lalu waktu kita masih berseragam putih abu2...

Kirim email ke