Yang saya tahu dari berita adalah : Orang yang check in di kamar 1808 itu adalah orang dengan tampilan perlente, necis dengan membawa tas koper besar dan tas backpack.
Biasanya sih petugas keamanan (dan rata-rata orang kita) kalo ngelihat orang perlente (apalagi rambutnya pirang) mereka sangat excuse banget, sopan dan longgar banget pemeriksaannya. Nah orang itu begitu sampai di petugas keamanan yang memeriksa, koper besarnya cukup dilewatin di metal detektor. Dan lolos. Tidak perlu ngecek isinya apa kek. Padahal bom sekarang kan sudah tidak menggunakan metal lagi, tapi pake plastik. yang pasti lolos lah dari metal detektor. yang saya baca di media juga, satpam disitu juga "gak enakan" kalo bongkar-bongkar tas koper pengunjung hotel. Ntar dikirain gak sopan atau gimana gitu. Pengalaman Pribadi: Malem jumat sebelum bomb terjadi di JWMarriot, saya kebetulan ada acara makan malam kantor disitu. Pemeriksaan petugas keamanan terhadap saya dan rekan saya sangat ketat. Seluruh isi tas backpack laptop diperiksa semua. Mungkin karena penampilan saya yg gak pirang dan bercelana jeans kali ya :). Tapi alhamdulillah, saya luput dari bencana itu Saran saya sih seharusnya seluruh pihak keamanan hendaknya tidak boleh lengah dan tidak melakukan diskriminasi terhadap proses pemeriksaan. Mau penampilan necis kek, dekil kek, periksa semua sesuai prosedur. Lha wong terorist-nya sekarang ini penampilan necis koq Kemudian juga semua barang bawaan harus diperiksa. Pengunjung harus diberi pemahaman bahwa ini adalah bagian dari prosedur dan minta tolong untuk dipahami. Memang sih kadang kala keamanan dan kenyamanan itu berbanding terbalik. Kalau anda ingin mendapatkan keamanan, maka rasa kenyamanan anda harus sedikit dikorbankan Kalau anda ingin merasa nyaman, bisa jadi rasa aman anda akan dikorbankan :) -- thanks and regards, udhien.net ---------------------------------------------------------- email : [email protected] website : http://www.udhien.net - TECHVOLUTION Deviant : http://techvolution.deviantart.com - My Selected works of photography 2009/7/18 verdi adhanta <[email protected]> > Saya tidak mengikuti beritanya, adakah seseorang yang bisa bantu saya > menjelaskan bagaimana mereka bisa sampai pada kamar 1808? > Cepat sekali kerjanya ... apakah karena ada laporan room service? Ataukah > karena pelaku bom teridentifikasi dan seseorang mengetahui pelaku tersebut > tinggal di kamar tersebut? > Thx
