Berikut adalah posisi antena-antena stasion yang merupakan bagian dari appolo mission support di seluruh dunia (yang menerima dan transmit data dan merelaynya ke Goddard Space Flight Center.) Mereka adalah sejumlah stasiun STDN (Spacecraft Tracking and Data Aquisition Network) yang kemudian diinkorporasi NASA untuk misi apollo dan dibangun sejak tahun 1958, dan merupakan jaringan MSFN (Manned Space Flight Network) yang dibangun NASA.
http://www.honeysucklecreek.net/other_stations/index.html Salah satunya, yaitu sebuah stasiun radio teleskop di Canberra, Australia, berperan vital dalam misi penyelamatan awak Apollo 13 yang gagal mendarat di Bulan. ________________________________ From: verdi adhanta <[email protected]> To: [email protected] Sent: Thursday, July 23, 2009 16:48:50 Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: KOMPAS bahan tertawaan! Manusia Belum Pernah Mendarat di Bulan -------"Nampaknya LOGIKA pak Verdi pun masih berantakan :) HA HA! Anda kok lucu sekali ya? Pernah melamar jadi pelawak mas? ------MANUSIA BELUM PERNAH MENDARAT DI BULAN adalah nilai DEFAULT (nilai awal). Sama seperti kalau kita BELUM PERNAH KAWIN. Semua orang pasti pernah mengalami -----------peristiw a BELUM PERNAH KAWIN dalam hidupnya, setuju bukan???" TIDAK. Anda sendiri memasukan kata "Pernah" Berarti Anda sudah menyadari bahwa seiring waktu --- SESUATU BERUBAH!!! Tapi mengapa ketika Anda sudah menyadari itu, tetap tidak terproyeksi kedalam nalar Anda? Seiring waktu, Sains berkembang oleh pencapaian-pencapai n manusia. Dan seiring waktu POSISIS DEFAULT --- BERUBAH!!! POSISI DUNIA SAINS, (Yaitu sekitar 40 tahun lalu) telah berubah setelah misi Apollo. MAKA ITULAH POSISI DEFAULT SEJAK 40 TAHUN LALU! -------- Jadi hal ini bukan fenomena yang luar biasa, dari kata-kata Pak Verdi "apa yang patut dipercayai ataupun tidak dipercayai" itu saja masih kelihatan Pak Verdi masih ingin -menggunakan metodologi sains untuk menentukan yang mana saja yang patut dipercayai. " Saya tulis itu untuk menegaskan cara Anda, yang menggunakan sistem Percaya atau tidak percaya. Kapan saya pernah tulis bahwa saya percaya atau tidak? Saya MENGETAHUI (--- have knowledge of ---) pendaratan di bulan MELALUI informasi yang valid (Yang lolos uji METODOLOGI SAINS) ------- Bukti Reflektor yang dikemukakan di bawah juga bukan bukti bahwa MANUSIA PERNAH MENDARAT DI BULAN. Bisa saja reflektor tersebut dibawa oleh pesawat tak berawak seperti LUNA milik Uni Soviet (lihat tulisan pak Ma'rufin). Lalu siapa yang melakukan allignment? Anda tidak tahu apa yang Anda bicarakan ya? Pernahkah Anda mencoba sebuah teropong dan mencari sebuah titik kurang dari 1x1 meter pada lebih dari 300,000 kilometer? Tak usah 300,000 kilometer. Coba jarak Jakarta - Bandung sajalah, bisa kah Anda pin-point sebuah titik dengan jarak 150 kilometer, tanpa bantuan GPS. Ditambah lagi, teknologi itu 40 tahun yang lalu! Wahana-wahana luar angkasa NASA bahkan cuma membawa komputer dengan memori 64 kilobyte -- dan dengan kemampuan prosesing lebih rendah dari kalkulator yang digunakan warung rokok. Memang bisa menempatkan cermin sejenis di bulan, bahkan cermin Luna2 masih beroperasi sampai sekarang. Tapi coba lihat seperti apa Luna2: http://en.wikipedia .org/wiki/ Lunokhod_ 2 Luna2 praktis adalah sebuah sistem robotik lengkap dengan instrumentasi, yang memungkinan pengendalian dari Bumi. Tapi walaupun itu sudah yang terbaik yang bisa dilakukan Russia, yang teknologi landernya lebih superior pada saat itu, Luna2 cuma bisa sampai di situ! Sekarang bandingkan dengan corner reflector milik NASA yang praktis hanya disangga pelat besi tanpa sirkuit elektronik yang dapat digunakan untuk melakukan allignment. Dan bandingkan dengan data yang diperoleh Nasa dengan mendaratkan manusia di Bulan: Berikut ini adalah sejumlah eksperimen yang dilakukan awak Apollo di bulan. http://www.honeysuc klecreek.. net/msfn_ missions/ ALSEP/hl_ alsep.html Data dikirim melalui transmisi radio dari permukaan bulan, dan setupnya membutuhkan interaksi antara bumi dan astronout di Bulan. Eksperimen dilakukan dengan interaksi dari empat pihak - kantor pusat NASA, Jet Propulsion Labolatory (JPL), dan Goddard Space Flight Center. -- Jumlahnya ribuan orang. Dan mereka mem-produce ratusan scientific paper yang telah diuji melalui metodologi yang valid oleh beribu-ribu ilmuwan sejak pendaratan Apollo, samapai sekarang, dan seterusnya, karena tidak ada yang membatasi sebuah karya ilmiah untuk ditelisik. Setupnya (allignment Antena untuk mengarahkan signal ke Bumi) dilakukan oleh Awak Apollo selama eksperimen berlangsung. Data dikirim menggunakan LM spacecraft telemetry 2,285 Ghz dan data sub-carrier 1,024 Mhz dari permukaan bulan dan diterima oleh pusat-pusat penelitian di Bumi (kemana ya Antena di Bumi diarahkan??? ) + Passive Seismic Experiment Package (PSEP) Sebuah seismometer yang beroperasi hingga delapan tahun sejak pertama kali di deploy oleh awak Apollo di Bulan. + Detektor debu bulan. + Lunar Ranging Retro Reflector + Eksperimen komposisi solar wind. Jadi selain reflektor, beberapa perangkat lain yang dipasang (berikut seluruh kabel-kabel nya) (lihat gambar setup di link di atas) + Central station. + Thermal Generator (untuk mengatasi dingin ketika permukaan bulan tempat alat-alat itu dipasang membelakangi matahari) + Passive seismometer. + Solar wind spectrometer. + Magnetometer. + Alat eksperimen aliran panas. + Superthermal Ion Detector. Seluruhnya dipasang dengan interaksi penuh Antara Bumi dan awak astronot di Bulan. Jadi, menurut Anda, NASA sudah bisa menciptakan robot yang bisa memasang semua itu di bulan? berikut kabel-kabel, jalan-jalan kesana kemari, mengarahkan antena ke Bumi sambil mengikuti petunjuk dari command center? Wah, canggih amat kalau begitu. -------- Mau Krikalev kek, Karpov kek, Yuri Gargarin kek, harus ditanya dulu informasi MANUSIA PERNAH MENDARAT DI BULAN itu didapat dari mana? DARI INFORMASI YANG HARD-PROOVEN MELALUI METODOLOGI SAINS YANG EMPIRIK, STRICT DAN TAK KENAL AMPUN OLEH SARINGAN PEER REVIEW DENGAN JUTAAN ILMUWAN YANG "MEMAKAN" KERTAS-KERTAS ILMIAH UNTUK SARAPAN SETIAP HARI. Dan apa kredensial Anda untuk dismiss apa yang mereka katakan, atau menguji bukti-bukti yang mereka serahkan? Utamanya bukan tentang siapa, tapi bagaimana Anda memilih sumber Anda! ----------Setidakny a OTAK saya sudah PAHAM logika TRUE, FALSE, NULL. OTAK pak Verdi kapan bisa mulai PAHAM? Masa harus belajar mata kuliah LOGIKA ALGORITMA satu semester dulu? Kelamaan pak Verdi :) Anda sudah membuktikan diri Anda sendiri bahwa Anda TIDAK memahami apa-apa. ____________ _________ _________ __ From: rudyanto_nebeng <no_re...@yahoogroup s.com> To: Forum-Pembaca- kom...@yahoogrou ps.com Sent: Wednesday, July 22, 2009 19:34:55 Subject: [Forum-Pembaca- KOMPAS] Re: KOMPAS bahan tertawaan! Manusia Belum Pernah Mendarat di Bulan Rekan-Rekan FPK, Sulit karena Pak Verdi tidak bisa membedakan antara yang namanya SAINS dan PERCAYA. Apa jadinya kalau SAINS dicampuradukkan dengan PERCAYA??? Jadi hal ini bukan fenomena yang luar biasa, dari kata-kata Pak Verdi "apa yang patut dipercayai ataupun tidak dipercayai" itu saja masih kelihatan Pak Verdi masih ingin menggunakan metodologi sains untuk menentukan yang mana saja yang patut dipercayai. Wow, saya kira kisah Romeo dan Juliet seharusnya sudah cukup memberi pelajaran :) Nampaknya LOGIKA pak Verdi pun masih berantakan :) MANUSIA BELUM PERNAH MENDARAT DI BULAN adalah nilai DEFAULT (nilai awal). Sama seperti kalau kita BELUM PERNAH KAWIN. Semua orang pasti pernah mengalami peristiwa BELUM PERNAH KAWIN dalam hidupnya, setuju bukan??? Saya beri LOGIKA ALGORITMA sbb: manusia_pernah_ mendarat_ di_bulan := FALSE IF foto_manusia_ pernah_mendarat_ dibulan_valid == TRUE Then manusia_pernah_ mendarat_ di_bulan := TRUE END IF Jadi selama kondisi foto_manusia_ pernah_mendarat_ dibulan_valid masih meragukan (dalam dunia programming dikenal dengan NULL), maka nilai yang berlaku adalah: manusia_pernah_ mendarat_ di_bulan := FALSE Kita terjemahkan MANUSIA BELUM PERNAH MENDARAT DI BULAN. Jadi saya sarankan pak Verdi simulasi dulu konsep logika TRUE,FALSE,NULL dulu dengan bahasa pemrograman atau tanya sajalah dengan programmer terdekat :) Bukti Reflektor yang dikemukakan di bawah juga bukan bukti bahwa MANUSIA PERNAH MENDARAT DI BULAN. Bisa saja reflektor tersebut dibawa oleh pesawat tak berawak seperti LUNA milik Uni Soviet (lihat tulisan pak Ma'rufin). Pernah lihat patung Jendral Sudirman di Jl. Jendral Sudirman Jakarta? Apakah apabila patung itu memang ada, saya bisa mengklaim bahwa saya yang taruh patung itu di sana??? Mau Krikalev kek, Karpov kek, Yuri Gargarin kek, harus ditanya dulu informasi MANUSIA PERNAH MENDARAT DI BULAN itu didapat dari mana? Setidaknya OTAK saya sudah PAHAM logika TRUE, FALSE, NULL. OTAK pak Verdi kapan bisa mulai PAHAM? Masa harus belajar mata kuliah LOGIKA ALGORITMA satu semester dulu? Kelamaan pak Verdi :) Best Regards, Rudyanto New Email addresses available on Yahoo! Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail. Hurry before someone else does! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/ [Non-text portions of this message have been removed]
