VOC jelas melakukan Devide et Impera. Jarang, sungguh jarang, - sayangnya - di dunia politik, di dunia perebutan kekuasaan pihak yang tidak melakukan devide et impera atau adu domba.
Lalu ada yang berhasil dan ada yang gagal. VOC dan pemerinth Hindia Belanda berhasil. Yang salah itu adalah kesan yang ditimbulkan oleh nasionalis Indonesia yang menimbulkan kesan seakan-akan hanya VOC atau pemerintah Hindia Belanda yang melakukan devide et impera. --- In [email protected], tjuk kasturi sukiadi <kasturi_suki...@...> wrote: > > Mas Wal, Lalu bagaimana dengan intervensi VOC didalam konflik-konflik Suksesi > Mataram? Apa itu bukan Devide et Impera!? Salam Tjuk KS > > > > > --- Pada Kam, 6/8/09, Wal Suparmo <wal.supa...@...> menulis: > > Dari: Wal Suparmo <wal.supa...@...> > Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Devide Et Empera > Kepada: [email protected] > Tanggal: Kamis, 6 Agustus, 2009, 6:40 PM > > Salam, > > Kalau dikatakan VOC adalah negara dalam negara, bisa benar,bisa tidak.Karena > VOC berdaulat hanya diluar negara Belanda. > > Baru setelah VOC bubar ( bangkrut) dan diambil alih pemerintah Belanda, > penjajahan oleh pemerintah Belanda berlansung di Indonesia, mulai tahun > 1798-1800. > > Mengenai politik Memecah Belah( devide et empera), bagaimana dfijalankannya > sedang persatuan di kep.Nusantara belum ada dan belum mengenai Indonesia, > karena semua suku dan daerah masih berdiri sendiri dengan para raja,sultan > dan penghulunya masing2. > > > > Wasalam, > > Wal Suparmo
