Ini betul. Sebab yang dikejar alias sasaran finalnya adalah dapet gelar dan 
jabatan profesor, bukan pengabidan dan kara nyatanya bagi akademi.
 
Soalnya kalo punya titel dan jabatan mentereng, modal utama buat melenggang 
jadi anggota DPR dan pengurus Parpol udah di tangan. Dan ini berarti DUIT, Bung.
 
manneke

--- On Fri, 9/4/09, Dharma Hutauruk <[email protected]> wrote:


From: Dharma Hutauruk <[email protected]>
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Pengiriman Dosen ke Malaysia Dihentikan
To: [email protected]
Received: Friday, September 4, 2009, 4:14 AM


Apakah kemungkinan Dosen ke Malaysia di kirim karena tidak lulus test di PTN
Papan Atas ?????
Terkadang bangsa kita mau mudahnya saja.
karena di Malaysia tidak pakai test, yah Dosen senior kirim ke sana saja.
Maaf saya tidak menuduh siapa siapa.
Seperti yang marak sekarang ini, tiba-tiba saja sudah lulus S2 atau bahkan
S3 padahal kita bersama dengan dia setiap hari.
Atau tiba-tiba sudah jadi professor entah kapan mengajar Perguruan Tinggi.

dh

Kirim email ke