Selamat Datang di PDIPerjuangan-Jatim.org
Sabtu, 12 September 2009 21:05:49













Cermin Partai

8 Program Aksi Untuk Kemakmuran Rakyat
Utang Pemerintahan SBY Makin Membengkak
Super Toy, Superboy, dan Superpower 

MILANGKORI

Suhandoyo: Patenkan Seni Budaya Indonesia
"Rebut Kemenangan untuk Rakyat Gresik"
Tak Ada Kompromi bagi Pelanggar Etika Partai!

FOKUS UTAMA

Ini Dia, 18 Nama Ketua Dewan dari PDI Perjuangan
Gerindra Mitra Koalisi Pilkada Gresik?
DPD Jatim Targetkan Menang 14 Pilkada

KRONIK

Puan Koordinir Penyerahan Bantuan Korban Gempa
"Kelengkapan Dewan Terbentuk Akhir September"
Saleh Mukadar: Jamkesda, Gubernur Maju Mundur

SUARA FRAKSI

Perjuangkan Upah Outsourcing di Atas UMK
Ni Made, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri
RUU Jaminan Produk Halal Langgar Konstitusi

BERITA CABANG

Erjik Disepakati Kembali Ketua Dewan
Sanksi Bagi Kader Tak Dukung Bambang Ger 
Suliadi Resmi Pimpin DPRD Kota Batu

LA NEWS

Tak Khawatir Pencalonan Sultan
Sistem Peradilan Tak Membaik
Kritik Lebih Fokus Jika SBY-JK Duet

ARSIP BERITA

Peduli HIV/AIDS, Kader Dirikan LIMPSPHA
Apel Akbar HARKITNAS Soroti Berantas Korupsi Tebang Pilih
Nasionalisme Hanya “Topeng” Bagi SBY-JK

ARTIKEL

E-Proc Cegah Kong-kalikong dalam Pengadaan Barang dan Jasa
Pemimpin Oposisi AS Harga Peran Oposisi PDI Perjuangan
RI Terjebak Impor Pangan

Jum'at, 11 September 2009 
Soal Koalisi, DPD Jatim Amankan Keputusan Mega





SOAL koalisi yang dibangun PDI Perjuangan di tingkat pusat apakah dengan Partai 
Demokrat atau dengan partai lain, atau mungkin tetap beroposisi, tidak akan 
berpengaruh signifikan di daerah. Terpenting, PDI Perjuangan di daerah seperti 
Jawa Timur, akan mendukung apapun yang diputuskan DPP pasca Pemilu Legislatif 
dan Pemilu Presiden.
Menurut Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur H Sirmadji Tj, Ketua Umum DPP Hj 
Megawati Soekarnoputri sudah diberi mandat penuh oleh seluruh DPD saat Rakernas 
beberapa waktu lalu. Intinya, seluruh DPD menyerahkan kepada Ketua Umum DPP 
untuk mengambil langkah-langkah strategis yang tepat menurut Megawati, terkait 
koalisi. 

Kalau misalnya di pusat memutuskan berkoalisi dengan Demokrat, tidak ada 
masalah di Jawa Timur. Apalagi, kata Sirmadji, selama ini di tingkat lokal 
hubungan antar partai relatif lebih cair. "Hubungan antara PDI Perjuangan 
dengan teman-teman Demokrat di sini, ya enjoi-enjoi saja, friendly dan sinergis 
dalam hal yang memang untuk kepentingan rakyat," jelas Sirmadji, Jumat (11/9). 

Tidak hanya DPD yang akan mendukung penuh apapun yang diputuskan DPP. Jajaran 
di tingkat DPC pun, kata Sirmadji, siap mengamankan keputusan yang diambil 
tingkat pusat. "Di PDI Perjuangan, kalau sesuatu sudah menjadi garis partai, 
itu yang jadi pegangan. Teman-teman di DPC pun akan mengambil sikap sama dengan 
kami. Jadi tidak ada masalah," katanya. 

Kalau berbicara rencana koalisi dengan Demokrat, lanjut Sirmadji, itu malah 
sudah dilakukan di beberapa daerah saat ada pilkada. Seperti di Bojonegoro, DPC 
setempat bergandengan dengan PD untuk mengusung pasangan cabup-cawabup saat 
pilkada di kabupaten tersebut beberapa waktu lalu. Di daerah lain yang 
mengadakan pilkada, juga terjadi koalisi antara PDI Perjuangan dengan Demokrat. 

Sirmadji meyakinkan,kalau nantinya PDI Perjuangan dengan Demokrat yang notabene 
partai pemenang pemilu secara nasional, benar-benar terjadi koalisi, hal itu 
tidak akan memandulkan fungsi kontrol seperti yang dilakukan PDI Perjuangan 
selama lima tahun terakhir. PDI Perjuangan, katanya, tetap akan kritis dengan 
kebijakan birokrat yang tidak pro-rakyat. 

"Kita tetap akan kritis, kalau sampai tidak berpihak pada rakyat. Selama ini, 
dengan bupati atau walikota yang dari PDI Perjuangan saja, kalau ada yang tidak 
pas, tetap kita kritisi. Kebetulan ketua dewannya juga dari PDI Perjuangan. 
Ndak apa-apa," tegas Sirmadji. 

Meski demikian, lanjut dia, koalisi di daerah nantinya tidak harus dengan 
Demokrat, kalau misalnya di tingkat pusat berkoalisi dengan Demokrat. Menurut 
Sirmadji, koalisi dengan partai apapun, di daerah tidak masalah. Koalisi di 
daerah, katanya, lebih banyak ditentukan kondisi masing-masing yang tentu beda 
dengan pusat. 

"Koalisi di daerah itu yang penting bagaimana bisa menjawab problem rakyat. 
Bagaimana caranya agar nantinya tidak ada lagi warganya tidak bisa makan, atau 
tidak bisa berobat, atau tidak bisa bersekolah gara-gara tidak mampu membayar," 
urainya. (pri) 




      __________________________________________________________________
Yahoo! Canada Toolbar: Search from anywhere on the web, and bookmark your 
favourite sites. Download it now
http://ca.toolbar.yahoo.com.

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke