jika memang PD bisa menjamin tak ada uang masuk; dan berkaitan dengan upaya SBY untuk bagaimana membuat kabinet yang dikelola oleh orang-orang yang bersih, maka mulailah daeri diri sendiri: bagaimana membuka buku keuangannya; jika PD punya keberanian ini, bisa menjadi model bagi partai lainnya. (tapi, bisik-bisik teman saya, kalau soal pembukuan, katanya seeh di indonesia bisa bikin buku berapa jilid saja, tergantung kepada pemesannya!!)
--- On Wed, 9/16/09, Yanuar Rizky <[email protected]> wrote: From: Yanuar Rizky <[email protected]> Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Re: Century, Demokrat Jamin Tak Ada Dana Masuk ke SBY To: [email protected] Cc: "forum-pembaca-kompas" <[email protected]> Date: Wednesday, September 16, 2009, 7:11 PM Inilah yang harus ditegakkan dari negara demokrasi penganut sistem pasar, seperti dikatan Boediono saat kampanye 'TUGAS NEGARA ADALAH MENGONTROL PASAR'.. Kontrol adalah hukum, dan itu adalah proses yang adil transparan dan kredibel. Jadi, hanya hukum yang dapat membersihkan nama seseorang dari kontroversi (seperti layaknya pasar, ada demand (kontra) dan suply (pro).. Titik keseimbangannya, proses HUKUM.. Hukum yang menyeimbangkan demand dan suply, hukun yang menarik Demand untuk membersihkan nama seseorang, hukum yang medorong sisi penawaran seseorang untuk bertanggunjawab. Mari kita negara hukum, berdemokrasi, dengan postur elit kelas menengah dalam struktur politik berkuasa adalah 'True Believer of Market Mechanism' Salam pembelajaran yang memperjuangkan, -Yanuar Rizky- (mail to: [email protected]) transmitted by tukang posĀ®[on the net: www.elrizky.net]
