http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/09/18/15410194/zamannya.silaturahmi.2.0


JAKARTA, KOMPAS.com -  Musim lebaran tahun ini kelihatannya akan sedikit 
berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya. Orang tidak hanya saling berkirim 
ucapan hari raya lewat kartu atau SMS saja. Internet kelihatannya akan menjadi 
saluran baru untuk menjalin persaudaraan alias silaturahim ini.
 
Era kartu lebaran sudah habis meski masih ada sedikit orang yang mencoba 
memanfaatkannya. Kartu-kartu ucapan pun masih tersedia di toko-toko, lapak kaki 
lima, dan dijajakan di bus kota. Paling tinggal perusahaan-perusahaan yang 
memanfaatkannya untuk menghargai kliennya karena ucapan lewat sms atau email 
belum bisa dibilang resmi dalam pergaulan bisnis kebanyakan.
 
Ucapan selamat lewat SMS kemungkinan masih menjadi primadona seperti 
tahun-tahun sebelumnya, selain telepon langsung baik lewat telepon rumah maupun 
seluler pada hari raya Idul Fitri nanti. Namun, hampir semua operator 
telekomunikasi memperkirakan tingkat kenaikan trafiknya linier sesuai kenaikan 
jumlah pelanggan seperti tahun-tahun sebelumnya.
 
Nah, ucapan selamat lewat internet itulah yang kelihatannya akan mengalami 
lonjakan signifikan. Kenapa demikian, karena internet saat ini sudah jauh 
memasyarakat dibandingkan setahun lalu. Jumlah pelanggan internet di rumah 
melalui telepon kabel mengalami lonjakan drastis sejak tarif-tarif layanan 
provider turun. Pelanggan BlackBerry juga mengalami lonjakan drastis dari 
puluhan ribu pelanggan menjadi ratusan ribu pelanggan saat ini.
 
Tarif internet di jaringan nirkabel pun mulai turun. Hanya dengan Rp 3.000 
misalnya, akses internet bisa dilakukan unlimited di jaringan Smart seharian 
dengan kecepatan dua kali lipat kecepatan GPRS. Jika ingin kecepatan broadband 
hingga 1 MBps juga tersedia dengan harga yang tak kalah dengan tarif 
BlackBerry. Artinya akses internet kini makin terjangkau.
 
Facebook dan Twitter bakal menjadi primadona baru mengingat kedua layanan ini 
tengah menjadi pilihan utama pengguna internet di Indonesia saat ini. Sudah 
berkali-kali peristiwa di Indonesia masuk trending topic alias 10 topik 
terpanas Twitter seperti saat terjadi bom mega kuningan, kematian Mbah Surip, 
dan gempa Tasikmalaya. Setiap ada peristiwa besar, netter Indonesia pun 
ramai-ramai meng-update status di Facebook dengan tema peristiwa tersebut.
 
Bukan tidak mungkin topik mudik dan lebaran akan kembali mengguncang Twitter 
dan Facebook. Inilah bentuk komunikasi baru yang bakal dimanfaatkan masyarakat 
Indonesia untuk saling berkomunikasi. Berkirim pesan lewat Twitter dan Facebook 
memang beda sekali rasanya dengan berkirim sms atau kirim kartu lebaran. Dengan 
kedua layanan tersebut setiap pengguna langsung bisa berkomunikasi dengan 
rekan-rekan dan sahabat sekaligus dalam satu waktu dan langsung berinteraksi.
 
Inilah bedanya bentuk silaturahmi generasi baru alias silaturahmi 2.0. 
Pertemuan tatap muka mungkin masih penting terutama dengan keluarga dan saudara 
tapi silaturahmi dengan teman-teman, sahabat, dan saudara yang nun jauh di 
belahan dunia lain tetap bisa terjalin.

WAH

Kirim email ke