mas suryopratomo, apa ahli keuangan itu hanya om boediono dan mbak srimulyani aja ? kan enggak ? jadi yang bisa menilai kasus bank century secara obyektif, tentu ada banyak sekali ahli keuangan dan ahli perbankan. obyektif artinya tidak ingin terlibat masalah politik kekuasaan ! masalahnya pemerintah melihat bank century seolah-olah hanya mengakui penjelasan om boed dan mbak ani saja. kalau om boed dan mbak ani sudah mengakui kelemahan-kelemahan pengawasan dari bank indonesia dan dep keuangan apa sewajarnya tidak perlu mereka bertanggung jawab ?. saya kuatir kalau kita tidak menyelesaikan kasus penggelontoran uang 6,7 trilyun tersebut, bisa-bisa selamanya om boed dan mbak ani akan tersandera oleh siapapun yang punya kepentingan pada jabatan mereka nantinya. dan mas beye-pun bisa juga akan tersandera terus menerus, sehingga mas beye bisa ditekan-tekan dalam setiap permainan politik-nya, itu kalau mas beye tidak bisa menyelesaikan kasus ini. salambambangsulistomo
2009/9/25 Suhaimi <[email protected]> > > > Bung Suryopratomo. > > Makasih, ini tulisan yang bagus sehingga hari ini bertambahlah wawasan saya > setelah membaca postingan anda ini, amiin. > > Anyway, ini sudut pandang awam saya tentang penyebab krisis keuangan global > yang melanda dunia beberapa waktu lalu yang kini secara perlahan sedang > menuju pemulihannya, Insya Allah amiin. > > Krisis keuangan global itu sesungguh dipicu oleh kebijakan presiden bush > yang menggelontorin kredit konsumsi secara besar-besaran pada pada rakyat > amrik guna meredam kemarahan rakyat amerika atas kebijakan presiden bush > mengintevensi Irak & afganistan yang telah menelan korban (tewas; cacad > pisik/mental) puluhan ribu prajurid amrik, dalamnya gelontoran kredit > konsumtip tsb pada macet yang secara otomatis membuat perbankan amrik > menjadi oleng. > > Sampe dengan pertengahan taon 2008 sebelon barack obama kepilih menjadi > presiden amrik, presiden bush maseh punya power menekan para > raja2/syech2/pangeran2 negara-negara petro dollas timteng guna menalanginya > melalui meroketnya harga minyak dunia (yang sebenarnya merupakan hasil > kongkolikong mereka2 juga seh...) > > Setelah barack obama kepilih dadi presiden amrik, disatu sisi disamping > do'i belonlah memiliki pressure power sekuat si bush, disisi lainnya tingkat > keparahan sistim cash flow perbangkan amrik dah dalam sakratul maut > so,meledaklah masalahnya yang rembetannya ampe ke seantaro dunia. > > Pandangan awam saya G-20 layak belajar dari Indonesia dalam hal mengelolah > krisis so, contoh riilnya saya ambil dari kedua presiden terakhir kita : > > Dalam mengelolah/nambalin defisit anggaran/APBN akibat dari imbas krismon > 97, presiden megawati mengakalinya dengan cara menjual habis aset-aset BPPN > plus privatisasi beberapa BUMN, kenapa itu yang dilakukan, karena menurut > para thing tank nya mega hal tsb tidak berkaitan/menyentuh/bersentuhan > langsung dengan kehidupan wong cilik sehingga harga sembako dan BBM yang > merupakan kebutuhan dasar wong cilik bisa tetap murah (karena tetap > mendapatkan subsidi yang gede dalam mata anggaran APBN) > > SBY melakukan hal yang sebaliknya yaitu mengurangi subsidi dan sekaligus > menaikkan harga BBM, nah jatah subsidi yang dikurangi tsb do'i gunakan > sebagai BLT yang langsung dapat diterima oleh rakyat secara riil, sementara > itu sesungguhnya ga ngerti opo iku jenange sing subsidi ? rakyat lebih > ngerti dan merasakan apa itu BLT, he he he...so, muluslah perjalanan sby > kembali menuju istana... > > Salam hangat, > Suhaimi
