Film besutan sutradara Franny Armstrong dan diproduseri oleh John Battsek
ini berusaha untuk menggambarkan bagaimana keadaan bumi pada tahun 2055.
Film bergenre animasi, drama, dan dokumenter ini berkisah tentang seorang
kakek (Pete Poslethwaite) yang hidup sendirian di tahun 2055 melihat
dokumentasi kehidupan di bumi tahun 2008. Dia mempertanyakan kenapa di tahun
itu manusia tidak berusaha untuk menghentikan perubahan iklim.

Film yang telah memenangkan beragam penghargaan ini telah diputar secara
serentak di 34 negara pada 21 dan 22 September 2009 lalu dan disaksikan oleh
sekitar satu juta orang di seluruh dunia dari berbagai kalangan, selebriti,
politisi, dan musisi.

Sementara di Indonesia sendiri, pemutaran perdana film The Age of Stupid
akan digelar secara unik, di tempat terbuka, tepatnya pada:
Hari Sabtu 17 Oktober 2009 pukul 18.15.
di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat

Greenpeace, WWF-Indonesia, Oxfam yang tergabung dalam koalisi GCCA (Global
Campaign for Climate Action) membantu mempromosikan film ini dan menyediakan
dukungan untuk memastikan pesan lingkungan dalam film tersebut terdengar
seluas mungkin. ITDP (Institute for Transportation and Development Policy)
dan Green Radio juga mendukung penuh acara tersebut.

Pemutaran film The Age of Stupid juga akan dimeriahkan dengan pertunjukan
musik, Green bazaar, dan diskusi film dengan sejumlah sineas film Indonesia.

Acara dibuka untuk umum sejak pukul 14.00. (Pemutaran film pada Pkl. 18.15
wib), gratis!

Notes:

* Bawa botol minum/tumbler untuk kurangi sampah plastik air kemasan.
Tersedia minuman galon untuk isi ulang.
* Ke lokasi acara diusahakan dengan menggunakan bis umum, KRL, atau sepeda,
untuk mengurangi emisi dan kemacetan

Untuk melihat trailernya, klik
http://www.youtube.com/watch?v=DZjsJdokCOs

Info lebih lanjut tentang film The Age of Stupid, kunjungi
http://www.greenpeace.or.id atau di http://www.ageofstupid.net


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke