Didunia ini ternyata setahu saya hanya ada sedikit negara yg betul2 memiliki industri otomotif secara penuh ( Amerika, Jepang, Jerman dan Perancis), sehingga negara2 yg diluar itu industri otomotifnya hanyalah sebatas tempat berproduksi. Jadi yg datang dari Thailand ke Indonesia tentunya produk2 otomotif yg dirakit di Thailand.
Produk2 yg datang dari Thailand, Philipina atau Malaysia itu sesungguhnya sdh dpt dirakit di Indonesia dg komponen2 yg sebagian besar sdh pula dapat dibuat di Indonesia. Dulu (awal 90an) pernah ada kebijakan untuk membuat komponen dg kandungan lokal yg tinggi dimana unsur "engineering"nyapun diukur dan perhitungkan dan untuk memenuhi persyaratan tersebut tidaklah sederhana dan murah, toh banyak pelaku usaha yg secara sungguh2 melakukannya. Sayang sebelum kebijaksanaan ini membuahkan hasil yg diharapkan, sdh dihadang dg munculnya kebijakan mobil nasional yg akhirnya memporak porandakan tatanan yg sdg berjalan namun belum selesai itu. Disaat itulah akhirnya banyak pelaku usaha otomotif yg kemudian berpaling ke negara2 tetangga kita yg mereka nilai mempunyai kebijakan yg lebih konsisten dan jelas. Dan merekapun beramai2 melakukan investasi besar2an disana. Sehingga munculah istilah "Detroit Asia." Thailand dg penduduk sekitar 40 jutaan, saat ini produksi Industri otomotifnya sdh 1 juta lebih setahunnya, separuh dari produksinya diekspor. Sementara Indonesia dg penduduk 230 an juta produksi otomotifnya setahun sekitar 600 ribu unit dan sekitar 100 ribu yg diekspor. Dg perkembangan dunia selanjutnya, era perdagangan bebas maka jadilah Indonesia hanya sebagai "pasar", sebelum sempat mengembangkan industri2 strategisnya. Akankah kita menyerah dan puas cuma jadi pasar? Nampaknya kita harus berjuang untuk meraih kesempatan supaya kita tidak cuma dijadikan pasar berbagai macam produk negara tetangga. Saat ini produk2 otomotif termasuk yg di Indonesia mau tidak mau juga sudah harus mengadopsi persyaratan2 global sampai ditingkat komponennya. Sebagai contoh Indonesia sudah mengadopsi standar Emisi gas buang Euro II sejak thn 2007, sementara negara2 lain sdh mulai bergerak ke EuroIV. Itu sedikit soal industri otomotif kita yg saat ini semakin ramai diserbu oleh produk2 sejenis dari negara tetangga, silahkan periksa/amati dijalan yg mungkin membantu kita tahu dari mana saja produk2 itu datang. Soal kwalitas? Silahkan tanya kepada yg punya merek, saya yakin mereka tdk akan berani mempertaruhkannya. Yg sdh jelas taruhannya adalah lapangan kerja untuk rakyat Indonesia tergerus dan demikian juga devisa kita. Salam Kukuh Powered by Telkomsel BlackBerry� -----Original Message----- From: lilianto apriadi <[email protected]> Date: Fri, 16 Oct 2009 01:28:47 To: <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] RI negara terbesar tujuan ekspor otomotif Thailand Beritanya masih belum jelas. Ekspor otomotif Thailand? Produk asli atau rakitannya? Kalau produk aslinya, saya belum tahu produk apa saja. Kalau soal buah mengatasinya gampang, ramai-ramai saja kita beli buah lokal. Rasanya juga maknyus kok. Produk lain juga begitu, selama masih ada produk lokal kita beli yang lokal. Repotnya, produk lokal sering dibarengi oleh kualitas buruk. ------------------------------------ ===================================================== Pojok Milis Komunitas Forum Pembaca KOMPAS [FPK] : 1.Milis Komunitas FPK dibuat dan diurus oleh pembaca setia KOMPAS 2.Topik bahasan disarankan bersumber dari http://cetak.kompas.com/ , http://kompas.com/ dan http://kompasiana.com/ 3.Moderator berhak memuat,menolak dan mengedit E-mail sebelum diteruskan ke anggota 4.Moderator E-mail: [email protected] [email protected] 5.Untuk bergabung: [email protected] KOMPAS LINTAS GENERASI ===================================================== Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/Forum-Pembaca-Kompas/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
