Dear MODERATOR,

Mereka yang di kursi roda atau keadaan fisik tak sempurna sudah dibiasakan 
dengan kata lebih manusiawi "Diffabel" (diffrence ability). Kiranya, ini bukan 
dari moderator FPK, tapi dari pelapor. 

   wassalam,  ex toto corde,  Berthy B Rahawarin  [email protected]     Quo 
res cumque cadunt, semper stat linea recta.   (Apa pun yang terjadi, senantiasa 
berdiri di garis lurus.)

--- On Fri, 10/23/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote:

From: Agus Hamonangan <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] "Kompasiana" Juga "Rumah" yang Nyaman bagi 
Orang Cacat
To: [email protected]
Date: Friday, October 23, 2009, 5:41 AM






 




    
                  http://megapolitan. kompas.com/ read/xml/ 2009/10/22/ 
21270874/ kompasiana. juga.rumah. yang.nyaman. bagi.orang. cacat



JAKARTA, KOMPAS.com - "Kompasiana" juga menjadi "rumah" yang nyaman bagi 
komunitas orang cacat. Hal ini diungkapkan sejumlah blogger Kompasiana yang 
kebetulan orang cacat yang hadir dalam acara peringatan HUT ke-1 "Kompasiana" 
di Mario's Place, Menteng, Jakarta, Kamis (22/10) malam.



Kelompok orang cacat yang datang dengan kursi roda itu saat ini sedang merintis 
bisnis "online". Menulis di blog Kompasiana, dan merintis bisnis "online" 
menjadi solusi bagi komunitas ini untuk mengekspresikan diri.



Sebelumnya acara malam ini diwarnai dengan peluncuran buku "Mbah Surip, I Love 
You Full" karya Jodhi Yudono, editor Kompas.com. Jodhi tampil di panggung, 
bermain gitar dan mengiringi blogger Kompasiana, Linda Djalil menyanyi.



Acara ini ditutup dengan doa. Semua blogger Kompasiana berdiri, bertepuk 
tangan, dan menyanyikan lagu ulang tahun. Direktur Eksekutif Kompas.com Taufik 
H Mihardja meniup lilin di kue ulang tahun dan membunyikan terompet. "Selamat 
ulang tahun, Kompasiana!"




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke