Ha ha ha ... Om Teguh...Secara biologis saya tidak ada hubungan keluarga dengan Tante Nila... Hanya saya "heran" saja dengan keputusan si bozz...Kalau memang tidak akan diangkat ngapain juga diundang audisi...Tante Nila sendiri bilang, dia datang ke cikeas semata-mata karena country call...Lagian Tante Nila juga tidak pernah aktif di organisasi baik ormas ataupun orpol yang orangnya terkenal sebagai pemburu jabatan...
Nah, Om Teguh sendiri tahu bahwa Tante Nila sudah cukup berumur, apa mungkin orang seumur beliau masih ambisius mengejar jabatan? Apa salah Tante Nila sehingga dipermalukan seperti itu? Kalau mau mengangkat Tante Endang, dari awal saja dia yang diaudisi? Siapa yang lebih hebat diantara Tante Nila dan Tante Endang sebagai dokter, ilmuwan, akademisi, saya tidak berkompeten menjawabnya... Hanya saya menduga bahwa Test Kesehatan itu hanyalah sekedar EMERGENCY EXIT...Jika last minute si bozz punya "ide lain" baik itu demi keseimbangan parpol pendukung, keseimbangan etnis, agama, atau mungkin pihak lain...Maka tinggal dibilang saja ada yang tidak lolos kesehatan...Biar lebih gampang lagi tidak lulus kejiwaan, biar sopan tidak tahan stress ... Karena, kalau bilang tidak lulus kesehatan yang terukur (uji air seni, darah, EKG, CT Scan, MRI) akan jelas bohongnya dan sangat bisa diperdebatkan...Nah, kalau tidak tahan stress kan ukurannya sangat subjektif (tolong dikoreksi kalau salah)... Gitu deh Om Teguh.... --- On Fri, 10/23/09, Teguh Santoso <[email protected]> wrote: From: Teguh Santoso <[email protected]> Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] FATSUN SELAK MENYELAK (TANTE NILA & OM DJOKO) To: [email protected] Date: Friday, October 23, 2009, 12:37 AM Ha ha ha ha, bang Jauzi mau di bilang apa, wong rumusnya pengangkatan menteri katanya haknya Presiden, jadi ya mestinya biarin ajalah, toh Tante Nila mu tuh kan suaminya dah pernah jadi Menkes, jadi biarin aja bagi2 rejeki sama yang lain yang lebih muda gitu. Lagian apakah sudah pasti kalo tante Nila mu itu lebih hebat dari bu Endang? kalo lebih tua sih iya. Dan biar agak sederhana, barangkali ini adalah takdir bagi keduanya, baik tante Nila mu atau bu Endang. Selamat bekerja deh ya bu Endang. salam teguh santoso
