YAh......harap maklum mas.....
anggota DPR komisi 3 ini kan baru dibentuk mas...
tata cara sidang , bagaimana debat , bagaimana diskusi , ....kan masing asing
buat mereka.
yg masih melekat kemarin2 tuh mas.....
sikut-kiri , sikut kanan , pakai otot dan otak plus ...jutaan duit ...supaya
lolos jadi anggota DPR
soal bisa mimpin sidang , soal tetek bengek ......sopan santun dan ilmu debat
dan diskusi....
kan mereka baru baca bab I....( mulai belajar )
yah tunggu 2 tahun lagi lah.....
mungkin mereka sudah bisa ikut sidang secara benar...!
salam dari kota buaya
edy p
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of A Moeis Ibrahim
Sent: 11 Nopember 2009 9:15
To: [email protected]
Subject: RE: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Rapat di Komisi III-KOMPAK Ricuh
Kalau saya melihat penyebab utama kericuhan ini adalah kedua belah pihak
tidak memiliki etika bagaimana cara berdiskusi yang baik dan benar.
1. Mau jadi pendengar yg baik, biarkan pihak lain selesai menyampaikan
pendapatnya dulu. Jangan saling memotong kayak debat kusir.
2. Mau menghargai pendapat orang lain, jangan memaksakan atau merasa
kita yang paling benar.
3. Hati boleh panasd tapi jagalah kepala tetap dingin.
4. Kedamaian dalam keluarga dan masyarakat akan dapat dicapai bila kita
mengerti bahwa tidak semua hal harus kita sepakati.
"Kita harus sepakat, bahwa tidak semua hal harus disepakati."
Ada hal yang perlu disepakati dan ada hal yang perlu dibiarkan menjadi
kewenangan orang lain.
Pertengkaran hebat banyak terjadi karena mengharuskan sepakat dalam
semua
hal.
CMIIW