Salam,
Selama rekaman itu belum ada di tangan polisi, belum dapat dipastikan apakah 
rekaman itu palsu atau tidak.
Wasalam,
Wal Suparmo

--- Pada Sel, 10/11/09, Agus Hamonangan <[email protected]> menulis:


Dari: Agus Hamonangan <[email protected]>
Judul: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Habibie: Rekaman Itu Jelas, Kenapa Mereka Masih 
Bebas?
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 10 November, 2009, 7:15 AM


  



JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Presiden BJ Habibie merasa puas atas apa yang 
telah dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terhadap kasus dugaan 
kriminalisasi KPK, dan menyatakan tindakan SBY adalah sebagai wajar.

"Apa yang dilakukan Presiden sudah wajar, tidak menunjuk si A dan si B, tapi 
membuat tim (Tim 8) lalu mempersilakan, caranya sudah ok," kata Habibie di sela 
temu kangen antara BJ Habibie dan tokoh-tokoh pers dalam rangka menyambut HUT 
ke-10 The Habibie Center di Jakarta, Senin (9/11).

Habibie juga menekankan, apa yang dilakukan Presiden ada dalam koridor yang 
sehat dengan mempersilakan berjalan apa yang diinginkan rakyat.

"Saya hanya menggeleng-gelengka n kepala. Rekaman di MK (Mahkamah Konstitusi) 
itu sudah jelas diperdengarkan, masih beri alasan. Saya tidak mengerti kok 
orang itu bebas-bebas saja," kata dia.

Menurut dia, saat ini yang penting adalah bagaimana yang telah diupayakan 
Presiden itu berjalan konsisten dan bahwa orang atau pejabat yang benar tidak 
usah takut.

"Presiden jelas bisa melakukan intervensi terhadap kasus tersebut, tetapi 
intervensi itu dilakukan bila tidak ada jalan lain lagi," ujar mantan Menristek 
pada zaman Presiden Soeharto yang datang bersama istrinya, Ainun, itu.

"Presiden memonitor apakah sudah melewati standar dan melanggar UU yang patut," 
kata BJ Habibie sambil menambahkan, tim yang dibentuk sekurangnya bisa 
mengamankan jangan terjadi apa-apa.

Ditanya soal adanya penilaian bahwa Presiden lambat bertindak, dia menolak 
menjawab. Menurut Habibie, wartawan bisa menilai sendiri masing-masing 
tugas-tugas kepolisian dan kejaksaan.

Pada kesempatan itu, hadir Chairman The Habibie Center Muladi, yang mantan 
Menteri Kehakiman dan Perundang-undangan, mantan Mendiknas Malik Fajar, serta 
para tokoh pers, seperti Asro Kamal Rokan (Antara), Muh Assegaf, Aristides 
Katoppo, Alwi Shahab, Saur Hutabarat, Ikhwanul Kiram, dan Atmakusumah.

http://nasional. kompas.com/ read/xml/ 2009/11/09/ 14464317% 20/habibie. 
rekaman.itu. jelas.kenapa. mereka.masih. bebas









      &quot;Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com&quot;

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke