mBak Yuliati Soebeno, Saya masih tetap berpendapat anggota Komisi III DPR itu terkena Demam Panggung, karena mereka masih bingung memilih: Apakah sebaiknya membela pihak yang bisa membantu Mengembalikan Modal biaya kampanye dengan cepat atau membela Suara Rakyat tapi beresiko tidak bisa balik modal???. Tapi mayoritas anggota Komisi III kelihatannya memilih agar bisa cepat balik modal. Anekdot yang disampaikan pemirsa TV saat acara Bedah Media Indonesia di Metro TV, katanya banyak anggota DPR yang bilang: "Hari gini belum korupsi juga??? Apa masih takut sama KPK???" Salam, Adyanto Aditomo
--- Pada Kam, 12/11/09, Yuliati Soebeno <[email protected]> menulis: Dari: Yuliati Soebeno <[email protected]> Judul: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Komisi III DPR RI Kepada: [email protected] Tanggal: Kamis, 12 November, 2009, 8:29 AM Ha...haa..haa. ..bukan demam panggung, mas? Tetapi "KEHILANGAN PANGGUNG", soalnya yang berdialog dipanggung dengan RAKYAT dan DENGAN BENAR adalah Komisi 8. Yang dimainkan anggota DPR Komisi III ini kan panggung "sinetron", biasanya panggung sinetron tersebut isinya "rubbish". Nah karena "momentum" untuk memainkan rubbish tersebut hilang, maka mereka jadi "meradang". Mulai menjelek-kan badan-badan lain yang membela kebenaran untuk rakyat. Jadi aneh kan? Yang dinamakan "ABDI RAKYAT" malahan membela badan hukum yang "borokan?" dan malahan mengkerdilkan dan menyepelakn rakyat banyak. Jangan mengemis-ngemis lagi minta dipilih, di Pemilu mendatang ya? Yuli
