Salam,

Lain kalai ajak-ajak or info ke  blogger, macam saya, pasti saya tulis. Yang 
Anda sampaikan, sungguh saya telat tahunya.

Kini, jangan terlalu berharap kepada media mainstream, media alternatif juga 
mulai dibaca kok!

Kabarkan juga ke milis [email protected], ini tanpa dimoderasi, info 
dan segal;anya, monggo.

Wassalam,
IP

--- On Tue, 11/17/09, Pandu Ganesa <[email protected]> wrote:

From: Pandu Ganesa <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Belajar dari Film Iran di Iranian Film Festival 
3  Hari Ini
To: [email protected]
Cc: "kakak" <[email protected]>
Date: Tuesday, November 17, 2009, 12:33 AM







 









      Sayang sekali, media Indonesia belum sepenuhnya (?) menyadari kebangkitan 
komunitas film di Indonesia ini. Contoh soal, pada Festival Film Indie 2009 
dari LA Light dan SET (punya Garin Nugroho), ada 4 film unggulan dari  Jakarta, 
Yogya, Surabaya, dan Bandung, plus 4 film bikinan artis: Lukman Sardi, Luna 
Maya, dan 2 artis-artis lainnya.



Nama keempat unggulan dari empat kota tadi sama sekali tidak masuk berita, 
apalagi diwawancara. Padahal berita tentang festival itu sendiri banyak termuat 
di media cetak dan maya. Maklum mereka bukan artis, jadi tidak dianggap sebagai 
layak berita (padahal ini acara festival film). Sedang sewaktu mewawancara Luna 
Maya, pertanyaan mereka adalah: kapan kawin dengan Ariel?



Menyedihkan.



gono

Kirim email ke