Berita dibawah ini mambuktikan kebohongan freeport yang selama ini
klaim keberadaanya memberi manfaat bagi Papua. Wuiiihhhh KAPITALISSS
pEMBOHONGGGGGGGGGG.

http://www.antaranews.com/berita/1258406167/tiga-perusahaan-china-survei-lokasi-pltu-timika

 
Tiga Perusahaan China Survei Lokasi PLTU Timika
Selasa, 17 November 2009 04:16 WIB | Ekonomi & Bisnis | Bisnis | Dibaca 339 kali
Timika
(ANTARA News) - Tiga perusahaan asal China yang lulus proses
prakualifikasi pengerjaan proyek PLTU Timika, Papua pekan lalu
melakukan survei ke lokasi pembangunan proyek itu di Pelabuhan Paumako,
Distrik Mimika Timur.

Manajer PLN Ranting Timika, Trimanto
kepada ANTARA, Selasa menyebutkan tiga perusahaan itu adalah Shangdong
Mechine melalui perwakilannya PT Rekadaya, Shangdong Electrical melalui
perwakilannya PT Duta Graha Indah dan King Dao melalui perwakilannya PT
Eco Teck.

"Menurut informasi yang kami terima ketiga perusahaan yang lulus tahap
prakualifikasi itu akan memasukan penawaran ke panitia lelang di PLN
Pusat paling lambat 10 Desember," kata Trimanto.

Ia berharap, proses lelang berlangsung lancar agar pengerjaan proyek
PLTU Timika yang tertunda sejak 2008 bisa dimulai paling cepat Februari
2010.

Proyek PLTU Timika menggunakan tenaga batu bara berkekuatan 14 mega
watt rencananya akan dibangun di sekitar Pelabuhan Paumako, Distrik
Mimika Timur di atas lahan seluas 12 hektar yang dihibahkan oleh Pemkab
Mimika.

Proyek PLTU Timika merupakan bagian dari program pengadaan 10 ribu mega
watt listrik se-Indonesia dengan anggaran mencapai lebih dari Rp200
miliar.

"Kendala utama yang menghambat pelaksanaan proyek ini karena anggaran
yang tersedia kurang memadai dibandingkan dengan tingkat kesulitan
medan yang ada di Papua," jelas Trimanto.

Selain itu, katanya, keterlambatan pengerjaan proyek PLTU Timika lantaran harus 
ditender ulang di Jakarta.

Semula kontraktor proyek PLTU Timika dipercayakan kepada PT MBW yang 
berkedudukan di Jakarta.

Dalam perjalanan, perusahaan itu mundur setelah melakukan survei lokasi 
pembangunan PLTU Timika di Pelabuhan Paumako. 

Krisis listrik di Timika terjadi cukup lama sejak empat tahun silam.
Penyebab utama terjadinya krisis listrik karena daya yang tersedia
tidak mampu memenuhi kebutuhan warga.

Sepuluh mesin pembangkit milik PLN Timika dan mesin sewa hanya mampu
menghasilkan daya sebesar 7,5 mega watt, sedangkan kebutuhan daya
setiap hari mencapai 9,6 mega watt.

Dengan kondisi seperti itu, setiap hari PLN Timika melakukan pemadaman bergilir 
siang dan malam hari selama delapan jam. (*)

COPYRIGHT © 2009__________________________________

SATU LANGIT-SATU MATAHARI-SENASIB 
___________________________________

Email: 
[email protected]
[email protected]
[email protected]
[email protected]

Blogspot:
http://arki-papua.blogspot.com

Facebook.
www.facebook.com/ARKILAUSARNESIUS.BAHO

***

DIATAS BATU INI SAYA MELETAKAN PERADABAN ORANG PAPUA, SEKALIPUN ORANG MEMILIKI 
KEPANDAIAN TINGGI, AKAL BUDI DAN MARIFAT TETAPI TIDAK DAPAT MEMIMPIN BANGSA 
INI, BANGSA INI AKAN BANGKIT DAN MEMIMPIN DIRINYA SENDIRI.
( Pdt. I.S.Kijsne Wasior 25 Oktober 1925 )


      Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya sekarang! 
http://id.mail.yahoo.com

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke