Seharusnya Pemerintah sudah antisipasi untuk tidaak menanam pohon akasia, karena rapuh, duluuuu banyak pohon Flamboyan, kalau berbunga cantiiik sekali, kuat dahan maupun akarnya, kenapa tidak diganti atau mulai menanam Flamboyan kembali, memang sih kalau bunga nya berguguran akan mengotori jalanan, paling tidak pohon itu kuat.
________________________________ From: Agus Hamonangan <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, November 16, 2009 12:33:45 PM Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Awas! 2 Juta Pohon di DKI Rawan Tumbang http://megapolitan. kompas.com/ read/xml/ 2009/11/16/ 08471548/ awas.2.juta. pohon.di. dki.rawan. tumbang JAKARTA, KOMPAS.com — Dari sekitar 4 juta pohon besar di seluruh wilayah DKI Jakarta, setengahnya atau 2 juta pohon rawan tumbang atau patah batang utamanya saat hujan turun disertai angin kencang. Masyarakat diminta berhati-hati dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan. Hal itu diungkapkan Kepala Bidang Pertamanan pada Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta Dwi Bintarto kepada wartawan di Jakarta, Minggu (15/11). Ia mengatakan, sekitar 2 juta pohon besar yang rawan tumbang itu usianya di atas 30 tahun. Pohon-pohon tersebut terdapat di kawasan Menteng, Jalan Medan Merdeka Selatan/Barat/ Utara/ Timur, Jalan Teuku Umar (Jakarta Pusat); Jalan Langsat, Jalan Hangtuah, Jalan Lautser, Jalan Pakubuwono (Jakarta Selatan); dan di sejumlah jalan protokol lainnya di lima wilayah DKI Jakarta. "Jenis pohon yang rawan tumbang sebagian besar merupakan pohon pelindung, seperti pohon asam, mahoni, angsana, beringin, karet, serta tanjung," ujar Bintarto. Bintarto mengakui, sampai kini pihaknya masih kesulitan memprediksi pohon mana saja yang kemungkinan akan tumbang. Hal tersebut karena pihaknya belum melakukan tes akar pada semua pohon di DKI Jakarta. Rentetan musibah pohon tumbang telah terjadi pada seminggu terakhir. Dua pohon tumbang di kawasan Joglo, Jakarta Barat. Pada saat hampir bersamaan, tiga pohon tumbang di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Sehari kemudian satu pohon beringin tumbang di Jalan Sutan Syahrir, demikian pula satu pohon karet di Jalan HOS Tjokroaminoto serta satu pohon di Jalan Medan Merdeka Selatan. Tangani banjir Sementara itu, upaya Pemprov DKI Jakarta mengantisipasi banjir menjelang musim hujan dinilai belum maksimal. Sejumlah kalangan menyayangkan hal ini karena hampir setiap musim hujan dikucurkan anggaran untuk mengatasi banjir. Pemerhati kebijakan publik Jakarta Victor Irianto mengatakan bahwa keterlambatan mengatasi banjir di antaranya tampak saat bencana banjir mulai mengancam. "Hujan deras pada Jumat (13/11) lalu mengakibatkan sejumlah lokasi banjir. Ini sangat memprihatinkan, " katanya. Air yang meluap di jalan-jalan utama, di antaranya, di Jalan Jenderal Sudirman, Jalan MH Thamrin, dan sejumlah titik lainnya merupakan bukti bahwa ancaman banjir sudah di depan mata. Ketua DPRD DKI Jakarta Ferrial Sofyan mengatakan, upaya menangani banjir tidak bisa hanya dilaksanakan seperti sebelum-sebelumnya. [Non-text portions of this message have been removed]
