Saya lihat dalam kasus ini , bukan jumlah uangnya ....?
kalau hanya nyumbang sekian ratus juta ...saya kira semua partai2 besar mampu
menyumbang.
bahkan kalau hanya sekedar pamer popularitas , bisa jadi nilai denda itu ada yg
menutup dari partai tertentu.
tetapi saya lihat ...bukan itu maksudnya .
nilai Koin dari seluruh elemen masyarakat ini nilainya adalah :
sebuah koin Rp 500 , nilainya sangat besar dan ini adalah simbol ....
ketidak berdayaan masyarakat lemah memprotes ketidak adilan yg ada dinegeri ini.
dari ketulusan , nilai Rp 500 ini supanya menggugah para petinggi republik ini
supaya lebih menghargai wong cilik....
wong cilik yg sebenarnya , yg bukan hanya diucapkan disaat masa kampanye saja.
salam prihatin
dari kota buaya
edy
-----Original Message-----
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Yuliati Soebeno
Sent: 10 Desember 2009 7:48
To: [email protected]
Subject: Re: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Wow, Anas Urbaningrum Kunjungi
Rumah Prita
Jika orang-orang tua dan rakyat miskin serta anak-anak balita sudah
dengan ikhlas memberikan uangnya secara beruntun selama beberapa hari ini,
barulah Paratai Demokrat berbuat sesuatu. jadi PD ini hanya berbuta sesuatu
untuk rakyat jika rakyat kecil sudah MEMBERIKAN MASUK-KAN BAGAIMANA BERBUAT
ADIL UNTUK RAKYAT. Jika RAKYAT KECIL tidak berbuat sesuatu, maka PD HANYA DUDUK
SAJA DIKURSI EMPUKNYA di SENAYAN.
Kenapa tidak berbuat sesuatu sebelum RS OMNI INT'L mengusut kembali
Prita?? Kok menunggu sampai para tukang ojek dan anak-anak balita bergerak
menunjukan HATI NURANI mereka? Sangat kelihatan bahwa anggota DPR ini memang
tidak punya hati nurani.
BAGUSLAH BAHWA RAKYAT KECIL MEMBERIKAN PELAJARAN BAGI MERKA yang
katanya semuanya makan sekolah dan lulus dari universitas. Tapi trakyat yang
tidak makan sekolahan malahan LEBIH CERDAS!
Salam,
Yuli