Maaf.... sebenarnya saya tidak ingin ikut berkomentar, tapi melihat banyak sekali posting mengenai kekecewaan adik-adik yang tidak dapat mengikuti D3 dan D4 STAN (bolehkan saya panggil adik.... karena saya ini sudah bisa dibilang angkatan senior :)) kok kayaknya pengen komentar juga. Tapi...maaf ya kalau ada komentar saya yang kurang mengenakkan adik-adik semua.
Saya sangat memahami kekecewaan yang adik-adik alami karena pastilah harapan yang telah lama diimpi-impikan tiba-tiba lenyap oleh sehelai kertas dari pimpinan kita. Dunia serasa kiamat .... nasi pun terasa batu. Rasanya 'pintu kesuksesan' sudah terkunci ..Benarkah demikian...? Maaf ya... menurut pendapat saya..masih ada pintu-pintu lain yang akan kalian masuki tapi saat ini masih tersembunyi. Kok kayaknya saya enak banget ya ngomongnya...pasti kalian mengira tidak ada kekecewaan yang saya alami... Kalian salah! Sudah banyak kekecewaan yang saya alami. menurut saya, kalian termasuk generasi yang beruntung. Waktu jaman saya, agar bisa penyesuaian ijasah saja pangkatnya minimal harus II/d 2 tahun, jika kita telah lulus PI sebelum itu ya harus nunggu (dan itu saya alami). Angkatan sekarang.... II/c saja sudah bisa ikut PI tanpa harus ini..itu. Sudah Korpel...karena restrukturisasi organisasi , pangkat turun lagi jadi pelaksana. Ini artinya saya yang tadinya sudah masuk prioritas untuk bisa ke atas harus bersaing lebih ketat lagi dengan teman-teman semua. Teman-teman berlomba ikut tes beasiswa S2...saya cuma bisa menjadi penonton karena terganjal IPK (maklumlah cuma lulusan UT...hehehe..). Karena sadar diri tapi tidak ingin ketinggalan, saya mencari universitas yang mau menerima lulusan UT ini . Apakah pintu saya tertutup? Alhamdulillah...ternyata tidak. Di tempat kuliah saya sekarang, saya bertemu dengan teman yang mengubah mindset saya selama ini, yang selalu mengajarkan saya untuk terus berpikir positif dalam memandang kehidupan. Klise ya... Tapi, saya ingin mengajak adik semua memandang hal ini dari sudut terbalik. Mungkin..(mungkin loh) Bapak/Ibu pejabat di Perbendaharaan mengeluarkan larangan tersebut karena sayang pada kalian semua. Maaf ya - ini pendapat saya loh-.. kalau bisa ikut tes S1 intern DJPB untuk apa ikut D3/D4? Coba pertimbangkan waktu yang harus ditempuh bila ikut D3 atau S1...tidak terlalu jauh kayaknya dan saya lihat universitasnya juga pilihan semua. Kecewa boleh..tapi jangan sampai berlarut-larut. Kegagalan adalah sebuah kesuksesan yang tertunda. Jadi.... TETAP SEMANGAT!! Salam
