Membaca tulisan saudara sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas
niat baik saudara untuk memberikan pencerahan dan nasehat kepada kami
anak2 prodip, mengingat saudara adalah salah satu senior dalam lingkup
ditjen perbendaharaa.
Tetapi ada yang sedikit mengganjal tentan tulisan sdr sehingga membuat
saya harus menanggapi dan sedikit memberikan pelurusan.
Yang pertama tentang caci maki dan keluhan yang tmn2 d3 ungkapkan. Ada
pertanyaan untuk sdr, Apakah Kebijakan Pimpinan Itu Tepat??? kalau
anda menjawab tidak tepat apa persaan sdr bila di posisi kami yang
telah mengorbankan tenaga, pikiran, biaya untuk masuk program tersebut
kemudian setelah diluluskan tidak diberikan ijin. Bagaimana Perasaan
sdr? bukannya kami tidak bersyukur atas rezeki yang telah diberikan
kepada kami tetapi kami hanya menuntut hak yang seharusnya kami
dapatkan. Apakah kita harus berdiam diri terhadap kebijakan yang zalim??
Yang kedua tentang perjuangan yang telah saudara alami. Saya sangat
menghargai kerja keras dan perjuangan sdr dengan gaji yang minim
tetapi masih bersemangat dalam bekerja. Perlu diluruskan kami juga
kerja keras masuk prodip harus melalui pendidikan yang lumayan ketat
karena ada ancaman DO dan lulus penempatan pun kebanyakan harus jauh
dari keluarga dan berpindah-pindah. Kami memang tidak perlu susah2
cari pekerjaan tapi kami dulu juga harus pontang-panting cari sekolah
yang sekarang biayanya makin membumbung, karena harap tahu sebagian
besar anak prodip adalah dari gol menengah kebawah. Saya pikir
perjuangan kita ga jauh beda.
Maaf kalau boleh saya mengkritik, saudara terlalu membesar-besarkan
perjuangan saudara, dan sedikit merendahkan kami dn saya menangkap ada
sedikit keirian terhadap kami, ingat semua sudah ada ukurannya, bila
anda berhasil melaluinya itu memang sewajarnya harus begitu.
Akhir kata saya mohon maaf bila ada kata2 yang kurang berkenan, saya
berharap demi kepentingan yang lebih besar yaitu jayanya Ditjen kita
hapuslah dikotomi Prodip/Non Prodip, kita semua satu dengan latar
belakang yang beribu-ribu. semoga kita selalu dalam lindunganNYA. Amin.