On Mon, 1 Oct 2007 19:48:10 -0700 (PDT) Seperti Budisan, saya juga punya cerita. Bedanya ini tentang staf lulusan prodip III tahun 2006 yang statusnya masih magang. Ceritanya sebagai berikut :
TENTANG LULUSAN PRODIP III TAHUN 2006 Assalamu alaikum Wr. Wb. Bicara tentang rekan-rekan lulusan Prodip III tahun 2006 yang masih magang di lingkup Ditjen. PBN memang adanya hanya kasihan. Dengan honor Rp. 850.000,- per bulan mereka dituntut survive di tempat penugasan yang mungkin belum pernah mereka tahu kalau ada di peta. Eyang ambil contoh mereka yang ditempatkan di lingkup Kanwil XXV Ditjen. PBN Kendari. Sesuai Surat Tugas, yang ditempatkan di bumi Anoa, Sultra, ada 5 orang tetapi yang datang melapor hanya 4 orang dan tidak satu orangpun sebelumnya pernah ke Kendari. Apalagi ke Raha, daerah kekuasaannya Harysono BeWe. Mereka tiba tengah malam tanpa lebih dulu memberi kabar ke Kanwil dan langsung menginap di salah satu hotel. Esok paginya baru melapor ke Kanwil. Kebetulan eyang lagi jadi Pjs Kakanwil, ketika menghadap, yang pertama eyang tanyakan kepada mereka adalah dimana menginap.Begitu tahu nginap di hotel, eyang minta mereka segera check out dan bawa barang-barangnya ke rumah dinas yang eyang tempati. Mereka eyang paksa sementara bersedia tinggal nemani eyang (yang sbetulnya penakut), minimal sampai SK CPNS keluar. Untungnya di rumah ada 2 kamar kosong, sehingga dapat diatur 1 kamar untuk 2 orang. Agar tidak repot rebutan mandi, terutama pagi hari, eyang nambah kotak mandi di belakang. Lumayan, Inggar yang beratnya 110 Kg tidak bingung lagi pamer badannya yang tambun. Waktu berjalan terus dan ternyata sampai hari ini, belum satu orangpun diantara mereka diangkat CPNS. Uniknya, 1 orang yang membangkang tidak melapor ke Kanwil XXV Ditjen. PBN Kendari, justru sudah diangkat CPNS di Setjen. Dep. Keuangan. Tambahan cerita dari anak eyang. Temannya, Tanio, yang lulus Prodip III Pajak bareng Inggar cs dan di tempatkan di Padang, juga sudah diangkat CPNS dan bisa atur waktu pulang ke ortunya di Jakarta. Kita maklum, rekan dan pimpinan di pusat memang sibuk sehingga urusan nasib mereka yang masih harus dilengkapi syarat ini dan itu jadi agak tertunda. Eyang hanya mengharapkan, jika memang teman-teman di pusat sibuk buanget, minimal dapat ditunjuk / diperbantukan tenaga dari daerah yang punya pengalaman mengurus SDM. (Eyang tidak punya pengalaman, lho!). Kalau makin berlarut-larut, kasihan mereka yang ditempatkan di daerah-daerah dengan biaya hidup yang tinggi dan tidak ada fasilitas mess. Katakanlah kalau di Serui, Eko dan Chandra masih dapat nampung. Tetapi jika ada yang ditempatkan di Wamena (untung tdk ada), rumah dinas penuh semua, eyang bayangkan pusingnya Ka KPPN atur mereka harus tinggal dimana. Menyuruh kontrak sendiri di luar? Terlalu riskan untuk ukuran Wamena. Belum lagi makan mereka sehari-hari di mana harga beras sekitar Rp 20.000,- / kg. Dapat kita bayangkan untuk daerah-daerah terpencil lainnya, kan ? Nah, di sini kadang perlunya teman-teman di pusat punya pengalaman daerah. Kalau hanya putar-putar dan paling jauh sebatas Jadebotabek, untuk bayangkan waktu tempuh ke Fakfak, Saumlaki, Putussibau dan Tobelo, pasti tidak akan nyambung. Eyang termasuk yang beruntung. Waktu implementasi aplikasi SPM-KPKN pertama kali, tahun 90an, paham banget dengan daerah-daerah ini. (Sekali lagi, jangan artikan eyang nglirik posisi itu!) Jadi, kembali ke konteks nasib lulusan prodip III tahun 2006 yang masih magang, tentu makin aneh jika kemudian lulusan prodip III tahun 2007 (tidak ada yang masuk Ditjen. PBN), justru sudah diangkat jadi CPNS di unit kerja lain, misalnya di BPPK, DJA atau DJKN. Apa itu tidak mungkin? Nah, mudah-mudahan cerita eyang ini dapat sedikit membuka mata hati kita yang semestinya lebih peka. Terimakasih. Wassalam, Eyang kakung >> Check out the hottest 2008 models today at Yahoo! Autos. >> http://autos.yahoo.com/new_cars.html >> >> [Non-text portions of this message have been removed] >> >> >> >> Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun. >> Hentikan sekarang juga. >> Yahoo! Groups Links >> >> >> > > ======================================================================================== > "Sambil berpuasa, ikuti Netkuis Ramadhan 1428 H. >Menangkan Laptop, Ipod dan HP Nokia di akhir periode >netkuis dan dapatkan Flash disk di tiap minggunya dengan >mengikuti Netkuis di http://netkuis.telkom.net/" > ======================================================================================== > > > > > > --------------------------------- > Don't let your dream ride pass you by. Make it a >reality with Yahoo! Autos. > > [Non-text portions of this message have been removed] > ======================================================================================== "Sambil berpuasa, ikuti Netkuis Ramadhan 1428 H. Menangkan Laptop, Ipod dan HP Nokia di akhir periode netkuis dan dapatkan Flash disk di tiap minggunya dengan mengikuti Netkuis di http://netkuis.telkom.net/" ========================================================================================
