Sebenarnya itu juga sudah dipasang di 30 KPPN yang dulu diproyeksikan jadi 
KPPN-P
(masangnya juga udah lama, sekitar bulan Agustus kemaren)

sementara, mungkin saat ini yang benar-benar jalan, ya sebatas yang statusnya 
udah dinaikkan jadi KPPN-P
apalagi untuk KPPN-P yang kemaren diresmikan Bu Ani.
Itu malah disambung dengan monitor besar yang ditaruh di front office...
jadi setiap 'stakeholder' tahu... SPM-nya udah jadi ato belon..
persis kaya' di bandara.

soal penggunaan intranet, hmmm...
rasanya kantor ini sudah pake' kok yah..
dengan VPN-nya..
(Pengiriman data melalui komda juga salah satu bentuk penggunaan intranet kan ?)
terutama di lingkungan Kanpus...

Soal publikasi, hmm.... aman sih ndak..
tapi kalaupun benar-benar diserang, dampaknya belum terlalu besar...
asal antara supervisor dengan operator saling melakukan pengawasan.
baik kondisi data, maupun verifikasi data di Vera 
artinya : backup itu utama.

Pak Rinardi, soal kecepatan pengiriman data, itu relatif 'kepatuhan' 
antara yang 'butuh data' dan yang 'nyedia-in data' terhadap 'rule' penggunaan 
VPN di Ditjen PBN
kalo' KPPN sama Kanwil masih tetap mempertahankan langganan 'SPEEDY' atau 
'TELKOMNET-INSTAN'-nya
maka data itu bakalan lama nyampe'nya..
lha data muter-muter keliling BUMI cuma buwat ngirim LKP
padahal ada kabel yang udah nyambung antar Kantor sampe Kanpus
Artinya gini :

jika ingin komunikasi data via email itu cepat (kebutuhan dinas): 
gunakan HANYA alamat email @PERBENDAHARAAN.GO.ID atau @DEPKEU.GO.ID
lha itu sudah kehubung backbone VPN Perbendaharaan langsung
dan gak perlu muter-muter ke YAHOO.COM (termasuk YAHOO.CO.ID) juga GMAIL.COM

lha kita semua ini kadang gak sadar, minta laporan atau data kemudian minta 
dikirim via email
ke alamat : [EMAIL PROTECTED] padahal keperluan dinas.
ya ... lama... bahkan kadang gak nyampe...
apalagi 'lampirannya' file-file besar semua


Oh iya, mohon maaf kepada member sekalian...
jika 'delay' approve email agak lama...
ada gangguan di koneksi, baik saya maupun beberapa moderator yang lain...
semoga besok bisa segera 'sehat' kembali



--
jamur_kuping
h4nafi [at] depkeu.go.id
YM! : h4nafi





-----Original Message-----
From: Taufik [mailto:[EMAIL PROTECTED]
Sent: Wed 2007-10-24 16:42
To: [email protected]
Subject: Re: [Forum Prima] Bravo KPPN Bengkulu!
 
Para Anggota Milis,

Khususnya Pak Rinardi, setahu saya KPPN lain juga telah menerapkan intranet 
yang sama, contohnya KPPN Bandar Lampung (172.17.17.5). Di 
http://172.17.17.5/monitor/asp/pengantar.asp bahkan telah ada Kata Pengantar 
dari Kepala KPPN Bandar Lampung   Bapak Bhudi Utomo.

Demikian dari saya.

Wassalam,

[EMAIL PROTECTED]

Rinardi <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Dear milis,

Beberapa waktu yang lalu saya pernah diskusi dengan Aa Haq (apa kabar Mas Aa 
Haq) mengenai kemungkinan penerapan layanan web server KPPN sebagaimana sudah 
diimplementasikan dengan baiknya oleh KPPN Khusus Banda Aceh. 
(http://www.danarrapbn.org).   

Hari ini saya lihat sendiri bahwa KPPN Bengkulu telah mengadopsi layanan yang 
sama persis dengan layanan yang dijalankan KPPN Khusus Banda Aceh meskipun 
masih sebatas cakupan intranet (alamat 172.17.16.5). Untuk ini saya ucapkan 
selamat untuk Pak Irwan Ritonga dan tentunya Aa Haq atas terobosannya. 

Selanjutnya, saya berpikir kalau saja semua KPPN bisa dilengkapi dengan 
fasilitas ini, maka akan mudah dan sangat menyenangkan sekali bagi pihak-pihak 
terkait terutama para pimpinan dalam mengambil keputusan dan memantau segala 
aktivitas transaksi yang terjadi di seluruh KPPN melalui intranet dan pada 
akhirnya dapat diharapkan dapat mengatasi kesulitan-kesulitan yang selama ini 
dirasakan terutama menyangkut ketersediaan data dan laporan yang diperlukan 
baik di tingkat daerah maupun pusat.
 

Mudah-mudahan, harapan saya ini tidak terlalu berlebihan. Semoga.  

Salam,

Rinardi
Subdit DPH, PKN



Kirim email ke