saya dengar tentang KPPN liwa ini udah gaka lama, tapi kok kayaknya belum ada 
tindakan ya? sungguh tambah miris dan ironis, disisi lain kita yang katanya 
berjumlah 12 orang kelebihan pegawai yang sampai-sampai membuat pimpinan 
bingung mau dikandangkan kemana lagi kelebihan pegawai tersebut, tapi kenapa 
ada KPPN yang kekurangan pegawai? apakah kelebihan pegawai itu hanya isapan 
jempo,belaka? tentu tidak, karena kami pernah jadi orang kanwil dan tahu 
konsisi kanwil kayak apa.

Tapi mbok ya, segera diambil tindakan, apakah di Kanwil Lampung juga kurang 
orang? apakah bingung ngasih sppd? apakah juga bingung mau mindah orang yang 
bukan berstatus ex prodip? why? semua ini why? kami gak percaya kalo pimpinan 
gak mikirkan hal ini, kami yakin Pak Dirjen pasti sudah tahu hal ini, dan Pak 
Sekditjen juga pasti sudah tahu, tapi insya Alloh mereka pasti sedang berpikir 
bagaimana mengatasi hal ini, kalo saya jadi Dirjen mungkin saya lebih bingung 
lagi karena cuman berpendidikan Diploma setunggal (jawa.red)

Tapi percayalah Tuhan selalu ada bersama kita....sekedar usul buat Pak Dirjen 
bagaimana kalo yang didaerah minus, terpencil and daerah dengan resiko kemanan 
yang tinggi diberi TC dengan grade yang paling tinggi, dan bila perlu diberi 
juga TKT sehingga sedikit ada penghibur dan penghargaan.
Orang sakitpun kalo diberi perhatian dan hiburan maka itu bisa menjadi obat 
bagi dirinya, Maaf kami tidak mengatakan KPPN Liwa dalam keadaan sakit secara 
fisik tapi memang sakit dari segi struktur.

Demikian usulan saya....semoga bisa jadi bahan pertimbangan. Terima kasih

arahman231 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:                               
Wa'alaikummussalam. Buat Arie yang sedang nunggu dimutasi dari KPPN
 Liwa saya ucapkan salam kenal.
 
 Keadaan serupa dengan KPPN Liwa juga terjadi di banyak tempat termasuk
 juga di tempat kami. Hanya mungkin di kantor kami jauh lebih
 "beruntung" dari Liwa. Kantor kini dijalankan oleh Seorang Kepala
 Kantor, 2 Orang Kepala Seksi dan 12 Pelaksana. 3 orang sedang tidak
 bertugas di tempat, pertama karena sedang Diklat di Malang, kedua
 sedang tugas belajar di Prodip IV dan yang terakhir diperbantukan di
 Kantor Pusat. 
 
 Kami merasa jumlah pegawai yang ada masih dapat mengantisipasi beban
 kerja. Sepanjang yang saya tahu, penempatan seorang tenaga Prodip
 sepenuhnya wewenang Kantor Pusat, bukan kewenangan Kanwil. Oleh karena
 itu kamipun menerima dengan lapang dada keadaan seperti ini. Saya
 yakin pasti pihak Kanwil dan Kanpus lebih tahu tentang keadaan kita.
 Sekarang tinggal pintar-pintarnya pimpinan di sini mengatur pembagian
 kerja kepada setiap pegawainya. Bisa jadi ada seorang pegawai yang
 merangkap tugas baik dalam satu seksi yang sama maupun di seksi yang
 berbeda, sama halnya dengan yang terjadi pada Anda. 
 
 Pada kesempatan ini saya hanya mau menekankan bahwa seberapapun jumlah
 pegawai yang ada di kantor kita, seberapa banyak pun pekerjaan yang
 menjadi tanggung jawab kita akibat sedikitnya jumlah pegawai, 
 hendaknya jangan menghilangkan keikhlasan kita melaksanakan semua itu.
 Allah tidak akan membebani seseorang kecuali hanya sebatas
 kemampuannya. Saya yakin keadaan seperti yang terjadi di KPPN Liwa
 akan lebih dapat meningkatkan kebersamaan pegawai baik di dalam
 pekerjaan maupun di luar kedinasan.     
    
 Semoga Saudara Arie mendapatkan apa yang diinginkan.
 Demikian, kurang lebihnya mohon dimaklumi.
 
 Rahman060089216
 KPPN Benteng 
 Definitif di Bendum, diperbantukan di PB
 
 --- In [email protected], "arie_depkeu" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
 >
 > Assalamualaikum semuanya...
 > Denger kabar bahwa Januari 08 nanti mau ada mutasi, saya jadi excited
 > (wuih bahasanya...)
 > Ada dua harapan saya dengan adanya mutasi nanti :
 > 1. Pastinya saya pengen dimutasi ke kampung halaman atau setidaknya
 > mendekati.
 > 2. Semoga ada pegawai DJPBN yang sabar, tabah, dan berdedikasi tinggi
 > yang dimutasi ke KPPN       Liwa.
 > 
 
 
     
                               

       
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke