Jujur saja, saya memang merasa sangat kecewa dengan kebijakan-kebijakan yang diambil oleh para pejabat DJPBN di Jakarta sana. Banyak kebijakan yang terkesan inkosisten dan dipaksakan, (dan saya masih sangat kecewa dengan keputusan DJPBN untuk tidak memberikan izin tugas belajar D4 STAN.. dengan alasan yang menurut saya irrasional..). Sebagai seorang pelaksana yang ditugaskan nun jauh banget di sini, saya cuma bisa mengelus dada, makan ati deh pokoknya..
Kadang saya tertawa ketika membaca berbagai macam tulisan dari rekan-rekan di milis ini, yang menyoroti kebijakan instansi kita ini. Empati saya tergelitik, dan muncul dalam pemikiran saya bahwa sebegitu parahnya kah kondisi internal DJPBN sehingga banyak pegawainya yang pada akhirnya memilih untuk mencurahkan jeritan hatinya di milis ini..? Apa pun alasannya, saya rasa kita tidak boleh cuma bisa banyak bicara saja, harus ada follow up dari apa-apa yang sudah kita semua utarakan. Apa pun yang terjadi, kita harus bisa survive dan buktikan kepada para pejabat di Jakarta sana bahwa kita semua punya kompetensi dan kapabilitas sebagai pegawai yang berdedikasi dan punya integritas tinggi. Tunjukkan kepada para pejabat di Jakarta sana, bahwa kita tidak akan semudah itu menyerah kepada keadaan yang chaotic ini. Tunjukkan prestasi kerja kita tanpa perlu terlalu mengharapkan komplimen dari para pejabat di Jakarta sana. Laksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas, semoga segalanya menjadi jauh lebih baik dari sebelumnya.. Keep up the good work..!! Btw nih, saya punya joke yang saya sadur dari milis tetangga.. semoga joke ini tidak sekadar membuat kita tertawa, tapi lebih membuat kita bersemangat dalam melaksanakan tugas. Dibaca ya... "Beda Istilah" Bila boss tetap pada pendapatnya, itu berarti beliau konsisten. Bila staff tetap pada pendapatnya, itu berarti dia keras kepala ! Bila boss berubah-ubah pendapat, itu berarti beliau fleksibel. Bila staff berubah-ubah pendapat, itu berarti dia plin-plan ! Bila boss bekerja lambat, itu berarti beliau teliti. Bila staff bekerja lambat itu berarti dia tidak 'perform' ! Bila boss bekerja cepat, itu berarti beliau 'smart'. Bila staff bekerja cepat, itu berarti dia terburu-buru ! Bila boss lambat memutuskan, itu berarti beliau hati-hati. Bila staff lambat memutuskan, itu berarti dia 'telmi' ! Bila boss mengambil keputusan cepat, itu berarti beliau berani mengambil keputusan. Bila staff mengambil keputusan cepat, itu berarti dia gegabah ! Bila boss terlalu berani ambil resiko, itu berarti beliau risk-taking. Bila staff terlalu berani ambil resiko, itu berarti dia sembrono ! Bila boss tidak berani ambil resiko, itu berarti beliau 'prudent'. Bila staff tidak berani ambil resiko, itu berarti dia tidak berjiwa bisnis ! Bila boss mem-by pass prosedur, itu berarti beliau proaktif-inovatif. Bila staff mem-by pass prosedur, itu berarti dia melanggar aturan ! Bila boss curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti beliau waspada. Bila staff curiga terhadap mitra bisnis, itu berarti dia negative thinking ! Bila boss menyatakan : " Sulit " itu berarti beliau prediktif-antisipatif. Bila staff menyatakan : " Sulit " itu berarti dia pesimistik ! Bila boss menyatakan : " Mudah " itu berarti beliau optimis. Bila staff menyatakan : " Mudah " itu berarti dia meremehkan masalah ! Bila boss sering keluar kantor, itu berarti beliau rajin ke customer Bila staff sering keluar kantor, itu berarti dia sering kelayapan ! Bila boss sering entertainment, itu berarti beliau rajin melobi customer. Bila staff sering entertainment, itu berarti dia menghamburkan anggaran ! Bila boss tidak pernah entertainment, itu berarti beliau berhemat. Bila staff tidak pernah entertainment, itu berarti dia tidak bisa me-lobby customer ! Bila boss sering tidak masuk, itu berarti beliau kecapaian karena kerja keras. Bila staff sering tidak masuk, itu berarti dia pemalas ! Bila boss minta fasilitas, itu berarti beliau menjaga citra perusahaan. Bila staff minta fasilitas, itu berarti dia banyak menuntut ! Bila boss membuat tulisan seperti ini, itu berarti beliau humoris. Bila staff membuat tulisan seperti ini, itu berarti dia : * frustrasi * iri terhadap karir orang lain * negative thinking * memprovokasi * tidak tahan banting * barisan sakit hati * berpolitik di kantor * tidak produktif * tidak sesuai dengan budaya yang ada Bagaimana..? hehehehe... Regards, Bayu Arashi Wibowo STUDIUM PRO PATRIA ET SERVETUM PRO HUMANIORA
