Saya sekedar membaca sebuah kenyataan, Ungkapan saya ini hanyalah perwakilan dari suara yg tak terdengar Dari kawan2 sekeliling yg tertancap di dasar Yaitu sekelompok prima yg TKT KPPN-P nya terancam tak terbayar Bila SK grade tak bisa direvisi dan ditukar Tuk penuhi harapan besar Saat kali pertama kami belajar melangkah tuk mencapai tujuan besar Yaitu reformasi birokrasi agar terus berkibar
*) penjelasan syair : Syair diatas adalah sebuah kenyataan, dimana mayoritas pelaksana disebuah KPPN-P ber-grade terendah. Jangankan pelaksana, saya yg ex korpel aja berada pada grade terendah. Keadaan menjadi smakin buruk, saat muncul aturan TKT bagi pegawai KPPN-Percontohan yang mensyaratkan bahwa pemberian TKT diberikan kepada pegawai dengan grade 6 keatas. Padahal kurang lebih 50% pegawai KPPN-P tersebut mempunyai grade dibawah yg ditentukan, yaitu grade 5. Atas dasar itulah maka upaya sedang dan akan dilakukan untuk memenuhi konvensi awal bahwa pegawai KPPN-P diberikan grade tertinggi. Mudah-mudahan upaya ini berhasil dan sebagian besar teman saya ikut merasakan hasil jerih payahnya berupa TKT tanpa berpikir lagi tentang besarannya. Tiada maksud provokasi dan subversi atas semua pernyataan ini. Karena saya hanya membaca dan mencoba menuliskan kenyataan. Meski ada yg berkata dalam hatinya bahwa kami adalah korban kenyataan. Untuk lebih mewakili, saya cuplik lagunya Lobbo dengan judul salah, semoga dapat dinikmati : sepanjang perjalanan cintamu kau bilang aku yg paling tangguh tapi mengapa kau tinggalkan aku dengan alasan yg tak jelas ref..... apa aku pernah mengeluh apa aku pernah berlari saat kau ada masalah apa aku pernah mendua apa aku tak mengimbangimu sayang kau menilaiku salah sepanjang perjalanan cintamu kau puji aku setiap waktu tapi kenyataannya berlawanan ku tak pernah ada baiknya ref.. > > Kalo bisa sih jangan nunggu sampe kelamaan, 6 bulan lebih, satu tahun atau lebih lama lagi atau nunggu sampe mereka yang takut disangka goblok pensiun??? Soalnya kalo kelamaan makin banyak korban dan penderitaan yang dirasakan oleh pegawai2 rendahan kaya kita2. Makin banyak doa2 yang dipanjatkan, makin banyak dosa-dosa yang dipanen oleh kita baik yang menzalimi ataupun yang mengumpat tidak puas. > > > > jamur_kuping <[EMAIL PROTECTED]> wrote: awalnya memang terasa ndak adil.. > parameter penentuan kan kadang tidak jelas, abu-abu... > banyak pimpinan yang kagok... > kaget... > apalagi di level eselon, tunjangannya kan naik jauuuuh banget > jadi cenderung shock.. >
