Ciri-ciri pemimpin yang berprinsip:
1--Mereka terus belajar.
Pemimpin yang berprinsip menganggap hidupnya sebagai proses belajar yang tiada
henti untuk mengembangkan lingkaran pengetahuan mereka. Di saat yang sama,
mereka juga menyadari betapa lingkaran ketidaktahuan mereka juga membesar.
Mereka terus belajar dari pengalaman. Mereka tidak segan mengikuti pelatihan,
mendengarkan orang lain, bertanya, ingin tahu, meningkatkan ketrampilan dan
minat baru.
2--Mereka berorientasi pada pelayanan.
Pemimpin yang berprinsip melihat kehidupan ini sebagai misi, bukan karier.
Ukuran keberhasilan mereka adalah bagaimana mereka bisa menolong dan melayani
orang lain. Inti kepemimpinan yang berprinsip adalah kesediaan untuk memikul
beban orang lain. Pemimpin yang tak mau memikul beban orang lain akan menemui
kegagalan.. Tak cukup hanya memiliki kemampuan intelektual, pemimpin
harus mau menerima tanggung jawab moral, pelayanan, dan sumbangsih.
3--Mereka memancarkan energi positif.
Secara fisik, pemimpin yang berprinsip memiliki air muka yang menyenangkan dan
bahagia. Mereka optimis, positif, bergairah, antusias, penuh harap, dan
mempercayai. Mereka memancarkan energi positif yang akan mempengaruhi
orang-orang di sekitarnya. Dengan energi itu mereka selalu tampil sebagai juru
damai, penengah, untuk menghadapi dan membalikkan energi destruktif menjadi
positif.
4--Mereka mempercayai orang lain.
Pemimpin yang berprinsip mempercayai orang lain. Mereka yakin orang lain
mempunyai potensi yang tak tampak. Namun tidak bereaksi secara berlebihan
terhadap kelemahan-kelemahan manusiawi. Mereka tidak merasa hebat saat
menemukan kelemahan orang lain. Ini membuat mereka tidak menjadi naif.
5--Mereka hidup seimbang.
Pemimpin yang berprinsip bukan ekstrimis. Mereka tidak menerima atau menolak
sama sekali. Meraka sadar dan penuh pertimbangan dalam tindakannya. Ini membuat
diri mereka seimbang, tidak berlebihan, mampu menguasai diri, dan bijak.
Sebagai gambaran, mereka tidak gila kerja, tidak fanatik, tidak menjadi budak
rencana-rencana. Dengan demikian mereka jujur pada diri sendiri, mau mengakui
kesalahan dan melihat keberhasilan sebagai hal yang sejalan berdampingan dengan
kegagalan.
6--Mereka melihat hidup sebagai sebuah petualangan.
Pemimpin yang berprinsip menikmati hidup. Mereka melihat hidup ini selalu
sebagai sesuatu yang baru. Mereka siap menghadapinya karena rasa aman mereka
datang dari dalam diri, bukan luar. Mereka menjadi penuh kehendak, inisiatif,
kreatif, berani, dinamis, dan cerdik. Karena berpegang pada prinsip, mereka
tidak mudah dipengaruhi namun fleksibel dalam menghadapi hampir semua hal.
Mereka benar-benar menjalani kehidupan yang berkelimpahan.
7--Mereka sinergistik.
Pemimpin yang berprinsip itu sinergistik. Mereka adalah katalis perubahan.
Setiap situasi yang dimasukinya selalu diupayakan menjadi lebih baik. Karena
itu, mereka selalu produktif dalam cara-cara baru dan kreatif. Dalam bekerja
mereka menawarkan pemecahan sinergistik, pemecahan yang memperbaiki dan
memperkaya hasil, bukan sekedar kompromi dimana masing-masing pihak hanya
memberi dan menerima sedikit.
8--Mereka berlatih untuk memperbarui diri.
Pemimpin yang berprinsip secara teratur melatih empat dimensi kepribadian
manusia: fisik, mental, emosi, dan spiritual. Mereka selalu memperbarui diri
secara bertahap. Dan ini membuat diri dan karakter mereka kuat, sehat dengan
keinginan untuk melayani yang sangat kuat pula.
________________________________________________________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi
Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
[Non-text portions of this message have been removed]