para anggota milis yang tercinta.. 

ini saya kirimkan catatan saya dari RAPIM.
bukan catatan lengkap.. tapi terbatas pada Sambutan Pak Dirjen dan Sambutan Bu 
Menkeu.. 

. 

Maar ada sebagian yang masih berupa pointer sehingga perlu diterjemahkan 
sendiri.. 

syukur kalau diantara temen temen pembaca ada yang bisa melengkapi..

---------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan  dari RAPIM 2008 
Hotel  Shangrila Jakarta 
27– 29 Februari 2008. 
 
Pengarahan Pak DIRJEN PERBENDAHARAAN pada pembukaan :

Permintaanmaaf atas penundaan RAPIMTAS yang sedia nya dilaksanakan di Yogya 
pada tgl 11Feb sekalian meresmikan gedung baru Kanwil XIV DJPB Yogya. 
Adabeberapa hal yang menunda pelaksanaan RAPIM ini antara lain :  
1.    
Issuebahwa APBN-P akan diajukan ke bulan April 2008
2.    
IssuePemotongan APBN 2008 sebesar 15 persen (sudah diputuskan dalam sidang 
cabinettapi sekarang malah DPR teriak teriak. Karena masih belum di undangkan, 
makaakan muncul DIPA bertanda T (artinya tidak boleh di cairkan, dan tidak 
bolehada pelelangan).
DalamRapim ini akan dibahas mengenai : 
1.    
LKPP2007
2.    
Realisasi2007 (jauh lebih baik dari tahun 2006 namun masih bertumbuk  di bulan 
nopember dan desember.. (dan inimenunjukkan cash m’ment yang tidak sehat dan 
perekonomian tidak bermanfat).Itulah sebabnya dimunculkan “Bank Garansi” agar 
jadi pelajaran tidak cairkanNop/Des lagi. 
3.    
KPKakan terjun ke KPPN. 
-          
Kitapernah promosikan KPPN Percontohan yang berdasarkan penilaian dari Tim 
UImendapatkan point (76) atas kinerja pelayanan kepada masyarakat. Poin 
iniadalah yang paling tinggi diantara unit unit pelayanan yang ada 
dilingkunganUnit Es I lainnya. 
-          
KPKingin lihat (field review)
-          
KPKTanya ke Dirjen Perbendaharaan Wilayah mana yang sudah siap. Dijawab oleh 
PakDirjen bahwa wilayah Jawa Timur yang sudah siap. 
-          
AlhamdulillahKPPN di Jatim tak bisa di pancing sehingga mendapat predikat baik 
dari KPK. 
-          
Dalamkesempatan ini Dirjen Perbendaharaan mengharapkan Kakanwil dapat segera 
memberitahuke KPPN di wilayahnya bahwa KPK bisa saja muncul di KPPN yang mana 
saja..Arahkan para pegawai KPPN agar merubah Mind Set (tidak boleh terima 
apapun darimasyarakat yang di layani. Untuk itu, kakanwil agar cek ke lapangan. 
Yang masih musti di Review berkaitan dengan tahun 2007 adalah : 
1.    
KPPN-P, 
sesuai dengan permintaan bu Menkeu, tolong di sajikan apa saja masalah 
berkaitan dengan KPPN-P
2.    
TSA, 
3.    
MPN, 
mungkin masih perlu ada pembicaraan lagi untuk mengatasi kesulitan dalam 
mendapatkan NTPN..dan bagaimana menyelesaikan penerimaan yang tidak ada data 
NPWP   

4.    
CashForecasting – ternyata di akhir tahun banyak forecasting KPPN yang 
meleset..KPPNminta lebih besar dari yang dibutuhkan sehingga yang dipulangkan 
lagi berjumlahbesar. 
5.    
Lambatnyadana sampai di rekening yang berhak. SP2D yang diterbitkan KPPN 
ternyata 3 harikemudian baru ke rekening yang berhak. Harus ada perbaikan 
system diperbankan.  Mungkin dengan cara mengirimADK (Soft Copy) agar petugas 
Bank tidak usah entry ulang no rekening.
Padakesempatan ini pak Dirjen minta maaf atas pekerjaan yang hilang (yang 
tidakakan lagi dikerjakan oleh DJPBN mulai tahun 2008) 
-          
DAKtidak lagi jadi kerjaan Kanwil (untuk tahun 2007 sisa DAK tdk lagi di 
cairkanke Rek Kas Daerah. 
-          
DAUtidak lagi dibayarkan di KPPN Daerah. 
-          
DBHjuga di tarik ke Jakarta. 
NamunBeliau menyatakan bahwa dengan beralihnya pekerjaan yang berkaitan dengan 
DAK,DAU dan DBH ke DJPK, kita sudah berhasil melepaskan diri dari masalah 
yangbanyak terdapat dalam dana tsb.


PENGARAHAN
DIRJEN PERBENDAHARAAN PADA TGL 28 
1.    
Terimakasihuntuk : 
a.    
dedikasidan keseriusan dalam pelaksanaan tugas. 
b.    
Berjalannyafungsi pelayanan dan fungsi pelaporan yang lebih transparan, 
akuntabel dancepat.
c.     
Tumbuhnyakesadaran mengenai pentingnya melaksanakan program Reformasi 
Birokrasi:  
-          
Usahauntuk menghilangkan mind set yang lama
-          
Usahauntuk menerapkan tata kerja dan SOP baru yang di dukung IT. 
-          
Usahauntuk meningkatkan disiplin kerja.
d.    
Upayamewujudkan peran Guru : bimbingan teknis dan advokasi. 
Bpk Dirjen Perbendaharaan meneruskan ucapan yang seringkalidisampaikan oleh Bu 
Menkeu setiap kali RAPIM eselon I :
1.    
Berkaitandengan Reformasi Birokrasi, bila tidak ada kemajuan maka renumerasi 
akandicabut kembali. Saya sudah selesai berjuang. Kini perjuangannya ada di 
levelbawah “apakah bisa atau tidak merubah” buktikan bisa merubah mind set.  
Wujudkan janji pelayanan yang didukung olehprofesionalitas dan disiplin kerja. 
2.    
Berkaitandengan kebijakan SDM, bu Menkeu sudah mempunyai peta kompetensi 
jabatan.  Kedepan pengisian posisi jabatan akandilakukan secara terbuka (bisa 
accros the border). 
 
SelanjutnyaPak Dirjen menyampaikan bahwa saat ini kita sedang di hadapkan pada 
beberapa tantangan: 
TANTANGAN(1) PENGEMBANGAN FUNGSI DJPBN 
-          
RegulatorInvestor pemerintah: Saat ini sedang di pikirkan siasat menggunakan 
dana IdlePemerintah, bekerja sama dengan Negara Qatar. 
-          
CashM’ment : DJPBN ditugaskan sebagai Cash Manajemen, untuk itu 
tengahdipertaruhkan berbagai sarana antara lain memberlakukan TSA, Penempatan 
IdleCash, Cash Forcasting vs penerbitan SPN. 
-          
DJPBNjuga ditunjuk untuk membina Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum 
(PK-BLU).Ada kesempatan pejabat DJPBN untuk dapat menjadi Pembina,narasumber di 
PerguruanTinggi Negeri, atau menjadi anggota Dewan Pengawas di PTN dan di Rumah 
Sakityang sudah menjadi BLU. 
-          
KanwilDJPB melaksanakan peran sebagai kepanjangan tangan Kantor Pusat, maka 
fungsiKanwil adalah sebagai pembina mengenai hal hal yang berkaitan dengan 
DIPA, BLU,APK, BINA KPPN, Guru/advokasi. 
-          
Dikaitkandengan Pengembangan Fungsi DJPBN tersebut diatas, maka akan nada lagi 
Reorganisasidi Kantor Pusat : 
a.    
MergerDit PDI dengan Dit P3 menjadi Pusat Investasi Pemerintah (PIP)
b.    
SplitDit SP menjadi Dit IT dan Dit PP
c.     
Akandibentuk Direktorat Transformasi Perbendaharan (yang akan 
memikirkantransformasi Bisnis Proses DJPB) antara lain dalam waktu dekat akan 
bertugasmengevaluasi SPAN (Sistem Perbendaharaan Anggaran Negara), dan 
bagaimana bisnisproses DJPB bila sudah ada SPAN. 
TANTANGAN(2) 
PeningkatanKualitas Layanan.
DJPBNdiharuskan untuk meningkatkan Kualitas Pelayanan kepada masyarakat. Untuk 
itukita harus melakukan berbagai upaya, dan meningkatkan apa yang sudah ada 
saatini 
1.    
Basicrequirement adalah : Merubah Mind Set. 
2.    
KPPNPercontohan standardized dgn SDM terbatas
3.    
KPPNKonvensional : harus mengacu pada KPPN Percontohan
4.    
KanwilDJPB harus menggali pola pelayanan yang dapat diukur. Pola nya harus 
datang dariKakanwil.
5.    
KantorPusat harus menggali pola pelayanan yang dapat diukur.  Pola nya harus 
datang dari Direktur. 
 
PenyempurnaanSistem : 
AplikasiMPN, Aplikasi TSA, Aplikasi BIG-eB, Aplikasi KPPN Percontohan, dan 
berbagaiAplikasi lainnya (Bendum, Verak, SAI) untuk beberapa kasus 
memperlihatkankurangnya koordinasi di Kantor Pusat. Kelemahan aplikasi (respon 
lambat). 
 
TANTANGAN(3)
PenyempurnaanAturan. 
Perdirjen,SE untuk beberapa kasus: memperlihatkan kurangnya koordinasi di 
Kantor Pusat.Kedepan hendaknya penyusunan Perdirjen, SE dan lain lain 
dilaksanakan melaluikoordinasi yang baik antar unit unit di kantor pusat. 
Dispensasikegiatan 2007 dibiayai dari APBN 2008 perlu ada aturan bersama antara 
DJPBdengan DJA.


PENANGANANSDM 
1.    
Kitasangat kelebihan SDM.. beberapa pilihan untuk mengatasi masalah ini yaitu :
-          
Menggalitupoksi baru 
-          
Menciptakanbeban kerja/fungsi baru ( fungsi “guru” penyuluh dan trainer)
-          
PengalihanSDM ke unit lain
-          
Pensiundini
2.    
PenyiapanKader yang siap menghadapi tantangan (fast learner, kreatif)  Kader 
yang dibutuhkan khususnya yang fast learner, yaitu orang yang dapat segera 
menyesuaikan diri dan segera menjadi akhli di bidang yang baru.. 
3.    
Pendidikanformal, lebih diarahkan (by designed), 
Mengenai pendidikan formal ini, sebagaimana pernah di utarakan oleh Bu Menteri, 
akan diarahkan yang berkaitan dengan bidang tugas kita. 
4.    
Pelatihan,disesuaikan dengan kebutuhan dan tantangan (pelayanan & guru)
5.    
PolaMutasi, criteria objektif. 
 
PELAKSANAAN TUGAS : 
1.    
Kecepatandan keakuratan/better, easier, cheaper. 
2.    
Berfungsibuilt in control: 
-          
Keterlambatanproses (atasan tidak berbuat sesuatu)
-          
Penyimpangan/penyelewengan/manipulasi/pembobolan(proses cek dan ricek tidak 
jalan). 
-          
MarkUp, KKN, Fiktif dalam pengadaan barang. 
-          
Mangkir/bolosyang berkepanjangan. 
-          
Disiplin.
Hati hati KPK akan masuk keKPPN.  
3.    
PenangananKasus2 yang tidak membuat efek jera
-          
Ewuhpakewuh
-          
FungsiIBI-ITJEN
-          
FungsiKPK.
KPPN: 
1.    
Fungsi
-          
Ujungtombak depkeu bidang penerimaan dan pengeluaran
-          
Penyalurandana (SP2D)
-          
Bendum(laporan Kas Posisi) 
-          
Verak
-          
Umum
-          
KepalaKPPN
2.    
LaporanKas Posisi 
-          
Kuasaiaturan dan kaidah yang berlaku
-          
JalankanSOP dengan benar, dok.sumber penerimaan (ADK dll), dok sumber 
pengeluaran(SP2D). 
-          
Lakukanrekon dengan bank
-          
Kaitandengan buku merah 
-          
Kaitandengan MPN
-          
Perankepala KPPN
 
LKPP 
1.    
Tanggungjawab Depkeu cq DJPBN
2.    
Peranaktif jajaran DJPBN
-          
Melibatkanberbagai komponen Pengguna Anggaran dan Pengguna Barang (Laporan 
Keuangan K/Lakan diberi opini oleh BPK)
-          
Duasisi mata uang (system perbendaharaan dan system akuntansi)
-          
Peranguru dan pelayan (tugas memintarkan): Perlu total football, pusat dan 
daerah. 
-          
Pendampinganaudit BPK
-          
Timeconstrain penyusunan dan audit. 
3.    
Dedikasidalam penyusunan tugas tugas internal : 
-          
Prosesdi KPPN (pencairan dana, verak, pengiriman laporan), proses di kanwil 
DJPBN,proses di KP. 
4.    
Pembahasandi DPR: ranah politik “bola liar”
 
PENGARAHAN IBU MENTERIKEUANGAN 
Berbeda dengan waktu waktu yang lalu, PengarahanMenteri Keuangan kali ini 
disesuaikan untuk menjawab pertanyaan 4 orangkakanwil kepada Menteri yaitu: 
1.     KakanwilKendari : Bagaimana ttg penghematan 15 % APBN 2008
2.     KakanwilPapua : disclaimer juga disebabkan KPA tinggalkan posisi pada 
akhir tahunanggaran, dan permintaan Insentif untuk SDM yang ditugaskan di 
tempatterpencil. 
3.     KakanwilSurabaya: KPPN P sudah bisa membuktikan diri kawasan Free of 
Charge.  Namun kanwil jadi kurang Efisien karenaterlalu gemuk.Mohon petunjuk 
Ibu Menteri cara mengatasi kelebihan SDM. 
4.     KakanwilPalangka : Penyusunan LKPP
 
Sebelum menjawabpertanyaan 4 Kakanwil, Ibu Menkeu menyatakan bahwa silaturahmi 
dengan Eselon IImusti tetap dijaga. 
1.    
MengenaiPemotongan 15 % -> Kewenangan Depkeu memang musti lebih ditingkatkan. 
Danitu musti didukung oleh : Pegawai yang Kompetensi, musti bisa akuntabel, 
mustibisa manage fiscal.  Tapi manage fiscalitu tidak mudah.. 15% itu masih 
keputusan cabinet, belum di undangkan di DPR.Mungkin bulan April akan muncul 
APBN-P. 
2.    
LKPPmasih disclaimer karena : 
-          
Satkertidak punya dana untuk Rekon
-          
Satkertidak terlalu dekat dengan ibukota propinsi
-          
Mungkinsatker tsb tidak punya kompetensi
-          
Mungkintidak cocok menjadi satker
Inikan mengenai penggunaan Dana Dekonstransi dan Dana Tugas Pembantuan. 
Cobatolong carikan solusi nya musti seperti apa agar LKPP tidak disclaimer 
lagi. 
3.    
SoalInsentif/tunjangan untuk daerah sulit, dapat dimengerti oleh Menkeu. 
Beliauminta kepada pak Dirjen untuk membuat estimasi yang akurat mengenai 
perhitunganberapa insentif yang dapat di berikan. 
4.    
MengenaiKPPN Percontohan yang katanya merupakan Kawasan free of charge. Sejauh 
ini kitasudah cukup berhasil mem proteksi anak buah agar tidak menerima amplop 
untukpelayanannya.  Kini harus di gilir..harus di tatar para satker agar tidak 
member. 
5.    
Menkeusudah punya peta kompetensi untuk 198 eselon II di Depkeu (rata rata 
sudahdiatas level II).. seperti di ketahui ada 4 level kompetensi yaitu:
-          
LevelI = 
-          
LevelII = efektif
-          
LevelIII =
-          
LevelIV = akhli 
Kalauseluruh eselon II sudah diatas level II maka artinya organisasi sudah 
jelas.
Kedepancara mengisi eselon II adalah dengan cara Short List. Akan di pampang di 
internetadanya suatu lowongan, siapa saja yang berminat boleh acungkan tangan 
untukikut test. 
6.    
TeamReformasi Birokrasi (TRB) sudah diminta untuk review lagi REMUNERASI.
7.    
Menkeuminta kepada seluruh Kakanwil untuk identifikasi masalah yang muncul 
akibatKPPN-P. 
8.    
Menkeumengingatkan untuk berhati hati karena KPK bisa hadir di KPPN setiap 
saat. 
 
PENCERAHANDIRJEN PERBENDAHARAAN MENGENAI SPAN. 
1.    
Kitaperlu tau (kenal) SPAN.
2.    
SPANitu muncul terkait dengan program Bank Dunia. Mula mula ditawarkan ke Bea 
Cukaiternyata tidak mau. Kemudian ditawarkan ke Pajak tidak mau juga.. ketika 
ditawarkan ke DJA (sebelum reorganisasi) ternyata mau.  
3.    
AdaGMFRAP I, GMFRAP II, GMFRAP III.. 
4.    
Kemudianlahir UU no 17/2003, UU no 1/2004, dan UU no 15/2004. 
5.    
Lalumuncul IFMIS.. 
6.    
Ketikaterjadi Reorganisasi pertama kali di Depkeu, SPAN kehilangan perhatian. 
Sampaisekarang SPAN dilupakan. 
7.    
MenteriKeuangan menerima surat dari Bank Dunia minta penegasan mengenai apakah 
SPANakan diteruskan.
8.    
MenteriKeuangan bertanya ke Pak DJPB.. 
9.    
DJPBmenyatakan SPAN itu perlu.. 
10.                       
 Kini SPAN akan kita teruskan.. salah satutugas Pusat Transformasi 
Perbendaharaan adalah menyelesaikan SPAN agar bisamulai dilaksanakan pada tahun 
2012. 
 
PESANDIRJEN PERBENDAHARAAN PADA PENUTUPAN RAPIM tgl 29 Feb.
Akandibentuk 5 TIM : 
1.    
TimLangkah2 akhir tahun (termasuk Bank Garansi yg memberatkan kita-> ada 
bankgaransi bodong). 
2.    
Timpenanganan SDM exKPPN yang pindah ke kwl-> menyampaikan pertimbangan 
kepadaBu Menteri disertai alternative penyelesaian. 
3.    
TimInsentif bagi temen temen di Remote area (termasuk di KPPN P)
4.    
TimPenyusunan LKPP (dekon dan TP) agar tidak disclaimer lagi. 
5.    
TimPermasalahan MPN  termasuk : 
-          
ideutk ambil data RTGS 
-          
mekanismepemindahbukuan dari B Persepsi ke BI
-          
Mekanismepemindahbukuan dari B Persepsi ke KPPN
-          
Bgmncara me monitor jumlah transaksi di B Persepsi, kaitan nya dengan 
Remunerasi.  
 
SELESAI




      
____________________________________________________________________________________
Never miss a thing.  Make Yahoo your home page. 
http://www.yahoo.com/r/hs

[Non-text portions of this message have been removed]



Hentikan korupsi dana APBN dengan alasan apa pun.
Hentikan sekarang juga. 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/forum-prima/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/forum-prima/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke