Assalamu'alaikum wr.wb.
Mas J.hatiku dan para milliser yth, cobalah dicermati UU no.1 Tahun 1974
tentang Perbendaharaan Negara pada pasal tentang wewenang dan tanggung jawab
KPA selaku ordonatur dan wewenang KPPN selaku Kuasa Bendahara Umum Negara.
Dari kedua pasal tersebut bisa disimpulkan bahwa sudah ada pemisahan yang
jelas tentang wewenang dan tanggung jawab antara KPA dan KPPN, antara lain
wewenang "membebankan tagihan pada mata anggaran" adalah merupakan wewenang dan
tanggung jawab KPA yang berarti bahwa KPPN tidak perlu turut campur dalam hal
itu karena KPPN selaku Kuasa Bendahara Umum Negara hanya memiliki wewenang dan
tanggung jawab sesuai sesuai UU no.1 tahun 1974 yang tidak juga ditunjuk
sebagai aparat pengawasan maupun aparat penegak hukum.
Karena benturan antara BAS dan DIPA sebagian besar adalah mengenai masalah
"pembebanan pada mata anggaran" maka untuk menyikapi hal tersebut tidak perlu
ada rasa berdosa kalau SPM-SPM yang tidak sesuai BAS diloloskan dan diterbitkan
SP2Dnya.
Mengenai permasalahan SPM-SPM yang berada diluar wewenang KPPN, bisa
diinventarisir dan dilaporkan secara hierarhis ke Kantor Pusat.
Semoga bisa membatu.
Wassalam.
"j.hatiku" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
saudara-saudara...melihat mendengar dan merasakan betapa bentroknya
anatara DIPA Vs BAS,kami di KPPN meskipun sudah mendapatkan
sosialisasi BAS dari Direktorat AKLAP tapi untuk mengembalikan SPM ke
Satker yang hampir 80% SPM yang maju ke KPPN akan kami kembalikan,
tapi kami bukannya tidak tega, tapi ini realita...apakah kami berdosa
untuk meloloskan SPM yang bentrok antara DIPA dengan BASnya?
hati kami tetap merasa bersalah bila ada SPM yang lolos dan itu
bertentangan dengan BAS, bukankah dosa bila sesuatu yang kita lakukan
bertentangan dengan hati nurani kita yang paling dalam? lantas
siapakah yang pantas untuk menjawab sekian pertanyaan ini....kami di
KPPN bingung...berbagai cara telah kami lakukan, mulai dari tanya KPPN
lain, meminta satker untuk revisi, dlsb....mungkin hal seperti ini
sudah lama terjadi dan hingga kini kami masih menanti jawaban...terima
kasih bagi yang mau meluangkan waktu, mengolahragakan jari, mencarikan
jawab...berbelas kasih dan mempunyai solusi...sekian dari kami....
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo!
Answers
[Non-text portions of this message have been removed]