Assalamualaikum....

Join ah...!!
Sebenarnya untuk formasi yang ada di KPPN Raha memang kurang...meski
bisa dibilang untuk beban kerja gak terlalu banyak (relatif sih....).
Tapi untuk keseluruhan kinerja ya alhamdulillah masih bisa jalan
seperti yang Mas Aris bilang, "asal gak masuk lemari ya dikeroyok
bersama", hehehe

Kami udah menghubungi pihak yang "berwenang" mengenai usulan formasi
untuk KPPN Raha ini tapi belum ada tanggapan. Gak tahu juga apa memang
masih dalam proses atau "berhenti" di proses.

Untuk keseluruhan yang terjadi kami bersyukur karena kerjaan masih
lancar dan hubungan sosial diantara pegawai lebih erat, cuma hal ini
mematikan hubungan sosial dengan masyarakat sekitar karena pegawai
hampir tiap hari siang dan malam ada di Kantor (agak hiperbola dikit..).

Untuk kedepannya ya semoga usulan kami untuk formasi yang baru ini
diterima karena gimanapun juga rasanya kurang wajar kalo kondisinya
seperti ini.

Wassalamualaikum.....
Salam hangat dari Raha City

NB: Kapan nih maen ke Raha, gak kangen dengan keindahan kota ini?


--- In [email protected], "Den_Boedhi"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> DEAR Arish_4_u
> Sebelumnya ijinkan saya ngakak sepuasnya dulu....
> Ha ha ha 99X
> 
> Sebagai mantan punggawa kppn raha, saya tahu persis kondisi kantor 
> kita (kita?...loe aje kali, gue nggak!!)
> Mungkin mas aris masih ingat, dulu di tahun 2006 kita udah pernah 
> mengajukan usulan formasi. Hanya sayang waktu itu suara kita 
> tenggelam oleh sesuatu yang mungkin dianggap lebih penting. Atau 
> juga karena kita dianggap cukup mumpuni untuk menjalankan roda kppn 
> raha dengan segelintir pegawai saja. Yang bikin saya heran hal ini 
> sudah berlangsung hampir 2 tahun. Dan disaat ada salah satu kantor 
> di wilayah kita yang kegendutan (baca= kelebihan) pegawai, kok ya 
> formasi raha tidak dihiraukan.
> Yang anehnya karena kelebihan formasi di suatu kantor tersebut,  
> dijadikan sebagai alasan untuk memangkas  pagu lembur dari kantor 
> lainnya untuk dimasukan ke dipanya, opo tumon. Memang, orangnya sih 
> berpindah ke kantor tersebut, tapi kerjaannya khan tidak ikut 
> pindah. Bahkan dengan formasi separo kerjaan tetap harus berjalan 
> dengan pelayanan yang lebih prima. 
> 
> jadi sabar aja mas aris, bukankah dengan sedikit pegawai peluang 
> ikut diklat menjadi besar? Sampai mei ini, sudah berapa kali DL yang 
> mas arish jalani? Kabar burungnya sampai ke saya lho, hanya sayang 
> mas arishnya sombong, ga mau mampir ke rumah.
> 
> dari kendari
> 
> HaBeWe
> NB: Gimana kabar suster ngesotnya? jadi tahun inikah? ditunggu 
> undangannya.


Kirim email ke