"nagayamuni" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

Saya di seksi vera salah satu kppn percontohan lagi bermasalah dg
komputer yg lemotnya minta ampun. Malum saja lha memorinya cuma 256.
Padahal komputer sdh saya bersihkan dr file2 yg nggak ada hub dg
pekerjaan. spt lagu2, foto2, video dll. Semua dah saya hapus tapi
lemotnya nggak hilang2. Tambah masalah lagi dg diinstalnya symantec.
Tambah lemot. Kadang pas musim rekon pinginya sy banting saja itu
komputer saking luambatnya. 

ESN:
sejak kanpus mencanangkan pemakaian antivirus symantec untuk menjadi
antivirus 'official' DJPB, saya ga habis pikir kenapa antivirus dengan:

1. installasi yang njelimet

2. requirement yang mengada-ada (memory 512,free space 3 GB), saya
bilang mengada-ada karena komputer KPPN umumnya masih kisaran memory
256 (IBM Thinkcentre, HP), masalah free space, seperti dikatakan oleh
saudara nagayamuni, ada lagu, foto bahkan game (hehehe..) yang
diinstall -yang terkadang memang perlu untuk merilekskan otak sehabis
bekerja-, 3 GB terlalu besar untuk sebuah antivirus kaya game pc aja!

3. update dan pemakaian antivirus yang njelimet, menyetting sylink-nya
kemudian update via kanpus dengan mengkoneksikan dengan sylink barat,
tengah timur, akkhh...ribet banget sih, bukannya antivirus itu harus
user-friendly

padahal banyak antivirus yang ga ribet pemakaiannya, requirement yang
yang wajar, mudah diupdate, ga butuh banyak space, contoh di kantor
saya pake avast dan nod 32, hanya memakan tempat (saya pakai dari awal
tahun 2007) 80 mb, sangat efisien dan sangat ampuh pula menangkal virus

-walaupun memang antivirus ini 22nya dapet bukan beli :D alias trial
yang di-crack hehehe.....-


tapi yang mau saya sampaikan, kok ribet banget sih antivirus symantec
itu, banyak temen2 dari kppn yang saya tau juga memilih tidak
memakainya...bukan karena ga mau, tapi karena 3 alasan di atas


Kirim email ke